Kelenteng Kedua Thian Cun Sin Ti Hadir di Ngabang, Harap Dapat Dukungan Dari Masyarakat

Dimana Klenteng Thien Cun Sin Ti yang dibangun tersebut, tercatat menjadi Klenteng kedua yang ada di Ngabang.

Kelenteng Kedua Thian Cun Sin Ti Hadir di Ngabang, Harap Dapat Dukungan Dari Masyarakat
Tribunpontianak.co.id/Alfon Pardosi
Pengurus Klenteng Thian Cun Sin Ti foto bersama¬† 

LANDAK - Etnis Tionghoa yang berada di Pulau Bendu, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, mendirikan Klenteng Thian Cun Sin Ti yang berada di dekat Simpang Serimbu Ngabang.

Dimana Klenteng Thian Cun Sin Ti yang dibangun tersebut, tercatat menjadi klenteng kedua yang ada di Ngabang.

Setelah Klenteng Hati Murni yang sudah lama berdiri.

"Klenteng ini baru satu tahun lebih usianya, ini karena kerinduan kami yang tinggal di Pulau Bendu menginginkan tempat ibadah," ujar Cungku selaku Ketua Klenteng Thian Cun Sin Ti kepada Tribun pada Selasa (28/1/2020).

Diceritakan Cungku, Klenteng Thian Cun Sin Ti diresmikan pada 28 September 2018 atau untuk tahun Cinanya yakni pada bulan 10 tanggal 19 tahun 2569.

Diakuinya, untuk menyambut imlek 2571 pada tahun 2020 ini, pihaknya selaku pengurus Klenteng memasang lampion-lampion dan hiasan-hiasan lainnya agar lebih indah.

Polsek Sungai Raya Ringkus Pelaku Pencuri Tempat Dupa di Klenteng Kumpai

"Tujuannya untuk mengenalkan kepada masyarakat, bahwa di sini ada Klenteng. Jadi kami persilahkan masyarakat untuk datang jika ingin berfoto. Hiasan klenteng ini akan terpasang hingga usai cap go meh," ungkapnya.

Selain itu Cungku juga berharap, dengan kehadiran Klenteng yang baru ini dapat diterima oleh masyarakat Ngabang dan Landak secara umum.

"Klenteng ini dibuat untuk mendokan keselamatan," jelasnya.

Sementara itu Wakil Ketua Klenteng Thien Cun Sin Ti, Amin menambahkan, tahun ini juga dirinya mewakili klenteng Thien Cun Sin Ti akan memeriahkan perayaan cap go meh di Singkawang.

"Saya mewakili Klenteng Thien Cun Si Ti akan tampilkan tatung di Singkawang," bebernya.

Amin pun menjelaskan, di klenteng yang baru ini terdapat pantak milik etnis dayak. "Jadi di lokasi ada perpaduan antara dayak dan tionghoa, bisa bersama-sama untuk berdoa minta keselamatan," pungkasnya.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved