Siapapun Bisa Tertular Penyakit Kusta, Dr. Asep: Bisa Dideteksi Sejak Awal

Bahkan, penyakit ini masih mengancam di wilayah indonesia dan sering dianggap biasa oleh masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK/SEPTI DWISABRINA
Kepala seksi P2PM Dinas Kesehatan Kubu Raya, Dr. Asep Ahmad Saefullah bersama Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kubu Raya saat menggelar aksi simpatik peringatan hari kusta sedunia di Bundaran Kodam, Kubu Raya, Selasa (28/1/2020). 

KUBU RAYA - Kusta adalah penyakit kulit yang menular disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae yang berkembang di dalam tubuh lebih kurang 6 bulan hingga 40 tahun.

Bahkan, penyakit ini masih mengancam di wilayah indonesia dan sering dianggap biasa oleh masyarakat.

Sehingga diperlukan edukasi pemahaman terkait penyakit kulit tersebut.

Guna mencegah penyakit Kusta, Kepala seksi P2PM Dinas Kesehatan Kubu Raya, Dr. Asep Ahmad Saefullah menghimbau agar masyarakat Kubu Raya dapat melakukan deteksi sedari awal.

Momentum Hari Kusta, Diskes Kubu Raya Sebut Ada 14 Kasus di Tahun 2019

"Tanda awal dari penyakit ini adalah ditemukannya bercak, baik berwarna putih maupun kehitaman. Yang dapat membedakannya adalah saat dilakukan tes anastetik," jelasnya, Selasa (28/1/2020).

Lebih lanjutnya, ketika dilakukan pengecekan melalui kapas dan tidak terjadi reaksi apapun, dapat dipastikan penyakit kusta sudah mengakibatkan saraf terganggu.

"Kemungkinan itu adalah bercak kusta, bukan panu ataupun sebagainya. Karena, minim pengetahuan, sehingga beranggapan jika itu adalah panu atau jamur. Padahal harus di berikan pengobatan," imbuhnya.

Menurut Dr. Asep, penyakit kusta ini dapat berakibat fatal, jika tidak ditangani secara intensif.

Dikarenakan dapat menyebabkan kecacatan terhadap penderita. Menyerang di jaringan saraf tepi dan kulit.

"Siapapun bisa terkena penyakit ini, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Faktor penularan dapat terjadi, akibat adanya kontak secara terus-menerus terhadap penderita kusta," pungkasnya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved