Kasus Perkosaan di Sintang

Kepergok Dalam Kamar Korban, Pemerkosa Gadis Retardasi Berdalih Usir Ayam

Sesampainya di depan pintu rumah, adik korban tersebut mendengar suara dari dalam kamar kakaknya.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ POLRES SINTANG
DIAMANKAN: Pelaku Pemerkosaan terhadap perempuan dengan retardasi mental diamankan anggota Polsek Ketungau Tengah 

SINTANG - Seorang perempuan dengan Retardasi mental berinisial NYC menjadi korban pemerkosaan oleh seorang pria berinisial ATR di Desa Sumber Sari, Kecamatan Ketungau Tengah.

Dugaan pemerkosaan ini sudah lama terjadi, Kamis (17/10/2019) silam, sekira pukul 16.00 WIB.

Namun, pihak keluarga korban baru melaporkan kejadian ini setelah langkah adat tidak terselesaikan.

Pelaku sebenarnya menyanggugpi bertanggungjawab. Akan tetapi, keluarga tidak terima karena pelaku tidak punya pekerjaan.

BREAKING NEWS - Perkosa Gadis Retardasi di Sintang, Pelaku Dituntut Hukum Adat hingga Laporan Polisi

Pada saat kejadian, korban berinisial NCY  di rumah sendirian. FTR, adik korban pergi ke kebun mencari sayur pakis sekitar pukul 16.00 sore. Setengah jam kemudian, FTR pulang ke rumah.

Sesampainya di depan pintu rumah, adik korban tersebut mendengar suara dari dalam kamar kakaknya.

“Saksi kemudian membuka pintu depan ternyata pintu terkunci dari dalam,” kata Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi melalui Paur Subbag Humas, Ipda Baryono, Selasa (28/1).

FTR kaget, ternyata, yang membuka pintu depan bukan kakaknya, melainkan seorang lelaki yang diketahui berinisial ATR yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kemudian saksi bertanya kepada pelaku, ‘Ngapa kau di sini’. Pelaku menjawab ‘Aku ngusir ayam’,” kata Baryono menirukan uraian kejadian.

Setelah kepergok, pelaku pergi meningalkan rumah melalui pintu depan.

Adik korban lalu pergi ke kamar kakanya dan  melihat bekas kaki berupa pasir dan tanah di atas kain spray tempat  tidur kakaknya.

Adik korban lalu menceritakan kejadian itu kepada ibunya. Persoalan itu kemudian diselesikan melalui jalur hukum adat.

Pria Mengamuk Bawa Kapak, Ini Penjelasan Kasat Reskrim Polres Landak

Meski pelaku siap bertanggungjawab, pihak keluarga belum bisa menerima. Sebab, pelaku tidak punya pekerjaan.

Tersangka dilaporkan ke Polsek Ketungau Tengah. Pada Senin kemarin, diamankan di rumahnya tanpa perlawanan. ATR sudah ditetapkan tersangka.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved