Lantik Pejabat Administrator, Edi Minta ASN Harus Siap Hadapi Tantangan

Dirinya juga menambahkan pada camat yang baru dilantik untuk dapat mengenali wilayah kerjanya.

Lantik Pejabat Administrator, Edi Minta ASN Harus Siap Hadapi Tantangan
TRIBUNPONTIANAK/HAMDAN DARSANI
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono lantik sejumlah pejabat administrasi, pejabat pengawas, dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (27/1/2020). 

PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melantik 115 pejabat administrasi, pejabat pengawas, dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (27/1/2020).

Rincian pejabat yang dilantik di antaranya eselon III sebanyak 40 orang, eselon IV 71 orang dan 4 Pejabat Fungsional di masing-masing organisasi perangkat daerah di Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilantik harus mampu menghadapi tantangan saat ini, di mana tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kian tinggi.

Bupati PH Lantik 121 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Sanggau

Dirinya memberikan analisanya bahwa kondisi instabilitas perekonomian juga menjadi faktor yang mempengaruhi sehingga masyarakat ingin mendapatkan pelayanan yang cepat sehingga berdampak pada pembangunan.

"Perizinan harus lebih cepat dan murah bila perlu tidak ada biaya," ujarnya.

Saat disinggung soal pelantikan yang dilakukan, Edi memaparkan bahwa hak tersebut sebagai upaya untuk menyikapi adanya perubahan nomenklatur di Sekretariat Daerah Kota Pontianak.

"Untuk mengisi jabatan yang kosong akibat dari pindah, meninggal dunia dan pensiun. Setiap perubahan jabatan maka akan berdampak pada struktur di bawahnya," ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa penempatan pejabat tersebut telah melalui proses Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sehingga penempatan pejabat akan sesuai dengan kapasitasnya.

"Penempatan harus sesuai aturan, yakni pangkatnya memenuhi syarat, pengamalannya juga," ujarnya.

Dirinya memastikan pelantikan tersebut tidak berdasarkan unsur like atau dislike karena pembangunan Kota Pontianak harus dilakukan dengan kerja tim.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved