Bupati Landak Kerjasama dengan Solidaridad Kembangkan Tanaman Kakao

Lebih lanjut Hatta juga mengatakan untuk memberikan semangat para petani, pihaknya akan mengajak petani dalam studi banding.

TRIBUNPONTIANAK/ALFON PARDOSI
Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat menyerahkan bibit kakao kepada petani di Desa Rabak, Kecamatan Sengah Temila. 

LANDAK - Untuk mewujudkan dasar perekonomian yang kuat di masyarakat, Bupati Landak menjalin kerjasama dengan Yayasan Solidaridad Indonesia dalam mengembangkan tanaman kakao.

Dipilihnya tanaman tersebut karena Pemerintah Kabupaten Landak sudah memiliki banyak pertimbangan, antara lain kebutuhan bahan baku kakao, kondisi geografis yang cocok serta biaya yang ekonomis.

Kerjasama yang diawali dengan acara pencanangan desa kakao dan pengembangan tanaman kakao di Desa Rabak, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak tersebut ditandai dengan penyerahan bibit kakao secara simbolis oleh Bupati Landak kepada para petani.

Dalam sambutannya Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa menyampaikan bahwa penyaluran bibit tersebut sengaja dilakukan untuk membantu masyarakat dalam rangka memenuhi permintaan pasar.

Desa Rabak Kabupaten Landak Siap Lakukan Penanaman Kakao Perdana

"Budidaya tanaman kakao ini sebenarnya sudah lama yang dapat kita jumpai seperti di kecamatan Sengah Temila, Menyuke, Menjalin, Mempawah Hulu serta Kecamatan Air Besar."

"Namun kendala yang ditemui yakni hama penyakit yang menyerang tanaman serta pemasarannya yang belum terlalu jelas sehingga pada saat itu tidak berkembang dengan baik," jelas Bupati Landak dihadapan para petani pada Senin (27/1/2020).

Menyikapi terkait serangan hama tersebut, Bupati Karolin juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam mengatasinya misalnya menjaga hewan ternak yang dipastikan dapat merusak perkebunan masyarakat.

"Nanti sebelum memulai bertanam kakao maka jangan lupa hewan ternak nya dikandang supaya tidak mengganggu bibit yang sudah ditanam. Dengan demikian maka usaha kita tidak akan sia-sia," pesannya.

Selain itu Karolin juga berharap untuk tanaman kakao dikembangkan pada wilayah sekitarnya, supaya lebih mudah dalam mempersiapkan sarana dan sarana untuk mendukung pengembangan kakao di Kabupaten Landak.

"Target kita bukan hanya sentra penghasil bahan mentah biji kakao, tetapi sebagai penghasil bahan baku industri dari tanaman kakao," ungkap Bupati.

Halaman
12
Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved