Yuswardi Terkejut Bangunan SMAN 2 Ketungau Tengah Masuk Hutan Lindung

Upaya pemerintah menambah lokal baru pun batal. Puluhan murid terpaksa bertahan menumpang di SD 8 Nanga Seran.

Yuswardi Terkejut Bangunan SMAN 2 Ketungau Tengah Masuk Hutan Lindung
TRIBUNPONTIANAK/AGUS PUJIANTO
TERBENGKALAI: Seperti inilah bangunan satu lokal SMAN 2 Ketungau Tengah yang dibangun pada tahun 2016. Semula, tidak ada yang tahu jika lokasi bangunan sekolah berada di kawasan hutan lindung. Akibatnya, lokal permanen tidak digunakan. Masyarakat kemudian membangun kelas darurat di atas tanah hibah. 

SINTANG - Bangunan SMAN 2 Ketungau Tengah itu di Desa Wana Bhakti, Kecamatan Ketungau Tengah, Sintang, masih berdiri kokoh.

Akan tetapi, sekelilingnya penuh semak belukar.

Lokasinya, hanya 50 meter dari jalan pararel perbatasan Ketungau Tengah.

Sejak selesai dibangun pada tahun 2016 silam, lokal sekolah ini belum pernah difungsikan.

Pembangunan SMA di Pedalaman Sintang Terkendala Status Lahan, BPN Tunggu Surat Kuasa Aset Pemprov

Karena entah kenapa, tanahnya bermasalah. Masuk dalam kawasan hutan lindung.

Kepala Desa Wanabhakti pun bertanya-tanya, kenapa bisa tiba-tiba masuk kawasan hutan.

Padahal, informasi yang diterima Yuswardi, yang masuk dalam kawasan hutan di Kecamatan Ketungau Tengah, hanya ada dua desa: Tanjung Sari dan Gut Jaya Bhakti.

“Jadi saya merasa desa kami sudah bebas. Makanya didirikan sekolah di situ, undang bupati dan lain sebagainya. Saat itu, yang menancapkan tiang pertama pembangunan, Wakil Bupati Sintang, Askiman. Tapi setelah selesai dibangun, malah masuk hutan lindung,” kata Yuswardi.

November 2017, Yuswardi melayangkan surat kepada Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah III Pontianak, lengkap bersama dengan koordinat geografisnya untuk meminta kejelasan soal wilayah kawasan.

20 November 2017, surat Yuswardi dijawab oleh Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah III Pontianak mengenai hasil telaah teknis fungsi kawasan hutan terhadap rencana pengembangan dan pembangunan Desa Wanabhakti.

Halaman
123
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved