Imlek

Sejarah Perayaan Lampion Menurut Sejarawan Kalbar

Nama perayaan lampion (deng jie), kata dia, muncul karena kegiatan utama selama perayaan ini adalah memajang lampion.

Sejarah Perayaan Lampion Menurut Sejarawan Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Pesta kembang api menyambut tahun baru Imlek di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (24/1/2020) malam. Ini merupakan tahun tikus logam berdasarkan penanggalan Tionghoa. 

PONTIANAK - Satu diantara sejarahwan Kalbar, Syafaruddin Usman mengungkapkan legenda dari perayaan lampion.

Dari berbagai sumber dan diskusi lepas, ia mengatakan jika perayaan lampion adalah perayaan pertama setelah perayaan musim semi, jatuh pada bulan purnama pertama tahun Imlek.

"Perayaan lampion mungkin berasal dari Dinasti Han dan berkembang selama Dinasti Tang dan Song, tapi tradisi tarian naga adalah warisan dari pemujaan langit pada periode Dinasti Shang dan Zhou."

Jadwal Pawai Lampion Singkawang 2020 Semarakkan Imlek dan Cap Go Meh

"Tarian naga mengungkapkan harapan rakyat akan kedamaian dan kemakmuran," katanya, Minggu (26/01/2020).

Lanjut dikatakannya, orang China kuno menganggap ini sebagai hari yang sangat bagus, karenanya ini merupakan hari yang dipenuhi doa, harapan, dan keinginan.

"Perayaan lampion adalah salah satu perayaan tradisional di China."

"Bulan pertama kalender bulan disebut yuan, dan malamnya disebut xiao, maka hari ini juga dikenal sebagai Yuan Xiao Jie," tambahnya.

Nama perayaan lampion (deng jie), kata dia, muncul karena kegiatan utama selama perayaan ini adalah memajang lampion.

Nama lainnya adalah shang yuan, dan nama ini diambil dari kepercayaan Taoisme.

Perayaan ini dikaitkan dengan berdoa untuk kelimpahan.

Perayaan lampion selalu menjadi perayaan yang berlangsung selama beberapa hari pada pemerintahan Kaisar Huizong dari Dinasti Song.

"Beberapa malam, kaisar akan meminta pelayan melemparkan koin emas dan perak pada rakyat, dan kadang-kadang ia akan menjamu rakyat dengan arak dalam cangkir emas," katanya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved