Kisah Yuliana Lili, Atlet Difabel Kalbar Jauh dari Suami dan Anak Demi Merah Putih

Mereka rela tak pulang-pulang berkumpul dengan keluarga, bahkan bisa mencapai 10 bulan lamanya.

Kisah Yuliana Lili, Atlet Difabel Kalbar Jauh dari Suami dan Anak Demi Merah Putih
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/NPC Kalbar
Yuliana Lili (kanan) bersama pelatih angkat berat Kalbar. 

PONTIANAK - Berbekal tekad dan semangat membela Indonesia, tiga atlet difabel Kalimantan Barat, terus berlatih menjalani program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) ASEAN Para Games 2020 di Solo, Jawa Tengah.

Mereka rela tak pulang-pulang berkumpul dengan keluarga, bahkan bisa mencapai 10 bulan lamanya, setelah ASEAN Para Games Filipina diundur hingga Maret 2020 mendatang.

Satu di antara sosok atlet tersebut yakni Yuliana Lili, asal Kota Pontianak.

Lili sapaanya merupakan atlet angkat berat.

ASEAN Para Games Filipina Diundur, Atlet Asal Kalbar Tetap Enjoy

Ibu dua anak inipun mesti jauh dari keluarga terutama suami dan dua anaknya yang masih duduk di SMA dan taman kanak-kanak, sejak Pelatnas ASEAN Para Games di Solo dimulai pada bulan Mei 2019 lalu.
Kurang lebih delapan bulan sudah mereka menjalani Pelatnas.

"Alhamdullilah atlet Kalbar baik-baik saja," ujar Lili kepadaTribun Minggu (26/1/2020)

Lili membenarkan bahwa ASEAN Para Games diundur hingga maret mendatang. Mereka kembali memanfaatkan waktu tersebut dengan program latihan.

"Ya gimana sudah ketentuan dari Filipina mereka belum siap," ujarnya

Peraih medali emas ASEAN Para Games di Kuala Lumpur 2017 ini mengatakan, selama delapan bulan Pelatnas, terus menjalani program Pelatnas. Ia pun bersama teman tetap semangat meski terkadang ia harus rindu suami dan anak-anak.

" Doain semoga tetap semangat," ujarnya

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved