Bupati Erlina Minta Masyarakat Dukung Relokasi Jalan Nasional

Untuk melaksanakan relokasi tersebut. PT Pelindo II memerlukan lahan seluas sekitar 9 hektare.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Peta Lokasi Relokasi Jalan Nasional Sungai Duri-Mempawah    

MEMPAWAH - Sejalan dengan akan beroperasinya pelabuhan Kijing tentu ruas jalan untuk masyarakat juga diperlukan, karena jalan nasional saat ini harus direlokasi.

Bupati Mempawah, Erlina mengatakan pembebasan tanah untuk pengembangan relokasi jalan nasional ruas sungai duri-Mempawah, tidak terlepas dari peran pemerintah Kabupaten Mempawah yang ingin membangun Kabupaten Mempawah sejak awal dengan menghadirkan investor investor ke Kabupaten Mempawah

"Pembangunan relokasi jalan nasional luas Sungai duri -Mempawah merupakan bagian dari pembangunan pelabuhan kijing Kabupaten Mempawah. Yang merupakan salah satu program strategis nasional yang diatur dalam peraturan presiden nomor 3 tahun 2016 tentang percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional," ujar Erlina.

Menurutnya, peran bupati dan Gubernur sangat penting dalam mendukung proyek strategis nasional yaitu dalam konteks penyediaan lahan.

Erlina megatakan dukungan sosialisasi baik kepada masyarakat yang tanahnya terkena pembangunan maupun kepada masyarakat umum lainnya juga terus dilakukan. 

7 Petugas Pemadam Kebakaran Dilarikan ke RS Kharitas Bakti 

"Untuk dokumen pelaksanaan relokasi jalan nasional luas Sungai duri -Mempawah telah kita lakukan baik dalam tahap perencanaan bersama tim Pelindo 2, maupun  tahap persiapan. Kegiatan  kita laksanakan diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan kepada masyarakat yang tanahnya terkena dampak relokasi, saya harap dapat mendukung pemerintah untuk merealisasikan pengadaan tanah ini," kata Erlina.

Erlina mengatakan, lokasi dan luas pengadaan tanah untuk pelaksanaan relokasi jalan nasional ruas Sungai duri -Mempawah, diperkirakan sekitar  9 hektar yang berada di wilayah 4 desa di Kecamatan sungai kunyit.

"Makannya saya berpesan, berhati-hati dan ikuti aturan hukum yang mengatur tentang pengadaan tanah, prosedur dan tahapan-tahapannya diikuti dengan benar dan cermat. Dalam menginventarisir dan mengidentifikasi objek pengadaan tanah dilakukan dengan benar, dengan memperhatikan hal tersebut,  agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari," pungkasnya.

Buka Musda MABM Mempawah, Ini Pesan Bupati Erlina

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kalbar, Sri jumidatin mengatakan telah melakukan sosialisasikan pengadaan tanah untuk pembangunan relokasi jalan Nasional ruas Sungai duri-Mempawah. Langkahvibi dialiukan guna melaksanakan pengembangan terminal kijing yang masuk dalam proyek strategis nasional.

"Jadi, jalan nasional ruas sungai duri- Mempawah yang terkena dampak lokasi pembangunan  terminal kijing, sehingga jalan nasional perlu dilakukan relokasi," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved