Roy Suryo Laporkan Rangga Sasana dan Sunda Empire ke Polisi, Soal Sejarah dan Pencemaran Nama Baik

Roy Suryo menyebut Sunda Empire mengubah sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa dan NATO di laman Wikipedia.

Roy Suryo Laporkan Rangga Sasana dan Sunda Empire ke Polisi, Soal Sejarah dan Pencemaran Nama Baik
NET
Roy Suryo

Politikus Roy Suryo melaporkan Rangga Sasana dan Sunda Empire ke Polda Metro Jaya, Jumat (24/1).

Roy Suryo menyebut Sunda Empire mengubah sejarah Perserikatan Bangsa-Bangsa dan NATO di laman Wikipedia.

Roy Suryo melaporkan Rangga Sasana, pemimpin Sunda Empire, karena diduga melakukan pencemaran nama baik.

Rangga Sasana menyebut Roy tidak mengetahui sejarah pada acara televisi Indonesia Lawyers Club, Selasa (22/1) lalu.

Mantan menteri pemuda dan olahraga itu juga melaporkan Sunda Empire.

Roy melaporkan Sunda Empire karena mengubah sejarah mengenai PBB dan NATO di laman Wikipedia.

SUNDA Empire Jadi Sorotan ILC Tv One, Petingginya Ogah Disamakan Keraton Agung Sejagat | Akui Totok

Di laman Sunda Empire di Wikipedia tertulis, "Sidang Umum pertama, dengan 51 wakil negara, dan Dewan Keamanan, diadakan Jln Setiabudhi (Sunda Atlantis) pada Januari 1946. Kedudukan organisasi ini awalnya menggunakan bangunan Villa Isola di daerah Lembang, Bandung, mulai dari 1946 hingga 1952. Penggunaannya sampai gedung Markas Besar PBB di Manhattan telah selesai dibangun."

"Rangga Sasana tetap saya laporkan sebagai pelaku pencemaran nama baik, tetapi institusi yang mengubah itu tercatat adalah Sunda Empire, juga saya laporkan," kata Roy Suryo di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (24/1).

Menurut Roy Surya sejak Rabu (22/1), sehari setelah peristiwa di ILC, sejarah PBB dan NATO di laman Wikipedia diubah oleh akun anonim. Roy menilai perubahan sejarah PBB diubah menggunakan berita bohong.

Politikus Partai Demokrat itu mengklaim melacak IP akun anonim yang mengubah sejarah PBB di Wikipedia. Roy mengatakan alamat IP anonim tersebut merujuk ke satu nama, yaitu Sunda Empire.

Halaman
12
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved