Polisi Amankan Pelapor Begal Hoaks di Sambas, Modus Hindari Pembayaran Setoran Dagangan

Pada saat itu, tersangka IW datang ke Mapolsek Paloh untuk melaporkan jika dirinya baru saja mengalami kasus begal, atau telah di begal.

Polisi Amankan Pelapor Begal Hoaks di Sambas, Modus Hindari Pembayaran Setoran Dagangan
TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
IW (32) saat berada di satreskrim Polres Sambas didampingi oleh kepolisian, siang tadi, Jum'at (24/1/2020). 

SAMBAS - Kapolsek Paloh AKP Eko Andi Sutejo mengatakan, pihaknya baru saja mengamankan pelapor yang mengaku di begal di Kecamatan Paloh.

Dijelaskan Kapolsek, kasus itu dilaporkan pada, Senin (20/1/2020) kemarin.

Pada saat itu, tersangka IW datang ke Mapolsek Paloh untuk melaporkan jika dirinya baru saja mengalami kasus begal, atau telah di begal.

"Ternyata dari hasil penyelidikan petugas Kepolisian kejadian tersebut tidak pernah terjadi dan hal tersebut hanyalah rekayasa," ungkap Kapolsek.

AKHIR Kasus Pelajar Bunuh Begal yang Akan Perkosa Siswi SMA, Alasan Vonis Hakim hingga Anak & Istri

Hal itu dilakukan oleh tersangka, karena ingin menghindari kewajiban untuk membayar barang yang dibawa.

"Dengan harapan dirinya terhindar dari kewajiban membayar uang penjualan buah durian yang belum dibayar," ungkapnya.

Karena kasus tersebut, Kapolsek Paloh menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah membuat laporan palsu dengan dalih dan alasan apaun.

Ditegaskan dia, karena jika ada laporan, pihak Kepolisian pasti akan melakukan penyelidikan.

"Karena apabila terbukti laporan yang disampaikan tersebut palsu maka pelaku pembuat laporan palsu dapat di hukum pidana," tuturnya.

Untuk itu, ia meminta agar masyarakat bisa tetap beraktivitas seperti biasa dan tidak takut dengan adanya kabar pembegalan.

Halaman
12
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved