DPMPD Sintang Siap Bantu Pantau Kebijakan dan Penganggaran Desa Atasi Stunting

Menurut Roni kegiatan penandatangan komitmen untuk pengentasan persoalan stunting yang menjadi persoalan selama ini.

DPMPD Sintang Siap Bantu Pantau Kebijakan dan Penganggaran Desa Atasi Stunting
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Syukur Saleh
Teken komitmen: Sebanyak 391 desa yang ada di Kabupaten Sintang menandatangi komitmen ODF dan mengaktifkan Posyandu. Bupati Sintang, Jarot Winarno menyaksikan langsung penandatanganan komitmen tersebut di Gedung Pancasila, Jumat (24/1/2020). 

SINTANG - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang, Herkulanus Roni memastikan akan terus memantau 391 desa yang sudah menandatangani komitmen desa ODF dan pengaktifan Posyandu.

Menurut Roni kegiatan penandatangan komitmen untuk pengentasan persoalan stunting yang menjadi persoalan selama ini.

"Kita berkomitmen untuk mensukseskan program nasional dan daerah khusus dalam hal stunting dan posyandu." katanya, Jumat (24/1/2020). 

"Kami akan pantau kebijakan dan penganggaran 391 desa yang ada di Kabupaten Sintang khusus soal mengatasi stunting dan mengaktifkan posyandu," kata Roni.

391 Desa di Sintang Teken Komitmen ODF dan Aktifkan Posyandu

Dalam dokumen yang ditandatangani kepala desa berisikan 8 komitmen.

1. Komitmen untuk mengaktifkan posyandu menjadi strata purnama atau mandiri.

2. Kerjasama dengan puskesmas setempat untuk melaksanakan pelatihan kader posyandu secara rutin minimal satu tahun sekali.

3. Menyediakan gedung dan kader untuk pelaksanaan posyandu

4. Menyediakan dana untuk mendukung pelaksanaan pelayanan posyandu.

5. membentuk peraturan desa yang mendukung kegiatan posyandu di desa.

Halaman
12
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved