Viral Durian Petani Sempalai Seberat 11 Kilogram di Kabupaten Sambas, Jadi Pujaan Hati Sejak Dulu

Di sampaikan pemuda Desa Sempalai, Didip, yang berfoto bersama Kades Sempalai.

Viral Durian Petani Sempalai Seberat 11 Kilogram di Kabupaten Sambas, Jadi Pujaan Hati Sejak Dulu
Istimewa/dok.Didip
Didip dan Kades Sempalai, Kecamatan Tebas saat berfoto bersama durian Seberat 11 Kilogram. 

SAMBAS - Kepala Desa (Kades) Sempalai, Kecamatan Tebas, Bastian menunjukkan buah durian dengan berat kurang lebih 11 Kilogram.

Ia mengungkapkan jika durian yang ia tunjukkan adalah durian dari petani sempalai.

Disampaikan pemuda Desa Sempalai, Didip, yang berfoto bersama Kades Sempalai.

Ia mengungkapkan jika kedepan besar harapannya agar kedepan ada dukungan dari pemerintah untuk mengembangkan potensi yang ada.

"Kepada masyarakat besar harapan beliau selaku kades adanya dukungan pemerintah untuk kesejahteraan petani dan pekebun di Desa Sempalai baik Kecamatan Tebas maupun Sebawi Sempalai juga merupakan potensi perkebunan durian terbesar di Kabupaten Sambas," ujarnya, Kamis (23/1/2020).

Keunikan Buah Langka Asal Kalimantan Mirip Durian Warna Merah, Manis, Berbuah 2-5 Tahun Sekali

Ia menjelaskan jika setiap tahunnya durian Sempalai memang menjadi pujaan hati bagi masyarakat yang mencintai durian.

"Di setiap musim, Durian Sempalai menjadi pujaan hati petani dengan nama-nama durian yang unik dan menarik sejak dari dahulu," katanya.

Kedepan disampaikan pemuda Desa Sempalai itu, jika pihaknya ingin melaksanakan festival durian.

"Kami ingin sekali mengadakan festival masak olahan durian di pasar Sempalai, serta tebak buah durian atau senujuman bahase Sambas nye namun terkait kurangnya anggaran dan dukungan mungkin event tersebut masih menjadi wacana," ungkapnya.

"Jadi kalau ada bantuan pihak terkait kami akan melaksanakan kegiatan tersebut," tegasnya.

Tidak hanya itu, mereka juga ingin melaksanakan kegiatan agrowisata yang lansung di kebun durian.

"Terkait agrowisata di kebun durian sempalai saat ini di rancang dan di buat oleh kelompok pemuda di Desa yang langsung digagas oleh Kepala Dusun Palai Didip," tuturnya.

"Jadi konsep agrowisata yang di tawarkan iyalah makan durian langsung di kebun serta makan dengan lauk tempuyak atau olahan berbahan durian serta memakan durian bakar dan masih banyak yang lain serta menikmati wisata alam yang ada di desa tersebut," tutupnya.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved