Komit Berantas Narkoba, Kapolres Sanggau Pimpin Apel Penandatangan Fakta Integritas

Kapolres menegaskan, dilaksanakan fakta integritas ini sebagai bukti tertulis komitmen bersama.

Komit Berantas Narkoba, Kapolres Sanggau Pimpin Apel Penandatangan Fakta Integritas
Istimewa/dok.Humas Polres Sanggau
Kapolres Sanggau, AKBP Raymond Marcelline Masengi saat memimpin apel penandatanganan fakta integritas pemberantasan Narkoba di Halamaan Polres Sanggau, Rabu (22/1/2020). 

SANGGAU - Kapolres Sanggau, AKBP Raymond Marcelline Masengi memimpin apel penandatanganan fakta integritas pemberantasan narkoba di Halamaan Polres Sanggau, Rabu (22/1/2020).

"Apa yang telah diikrarkan hari ini merupakan salah satu komitmen kita bersama dalam menjalankan tugas pemberantasan nakoba,"kata
Kapolres Sanggau, AKBP Raymond Marcelline Masengi.

Kapolres menegaskan, dilaksanakan fakta integritas ini sebagai bukti tertulis komitmen bersama.

"Apabila nantinya diantara kita ada yang tersangkut dengan narkoba maka fakta integritas yang sudah kita tanda tangani tidak menjadi ganjalan apabila dilakukan proses hukum. Dan ini diharapakan natinya sebagai melengkapi administrasi penyidikan dan tidak bisa di tawar-tawar lagi,"ujarnya.

Kapolres Sanggau Beberkan Hasil Kinerja Kepada Masyarakat Sanggau

Kapolres menambahkan, penandatangan fakta integritas yang dilaksanakan Pejabat Utama Polres dan Kapolsek jajaran juga berlaku bagi seluruh personil.

"Ini bentuk komitmen seluruh personel mulai dari paling atas, saya selaku Kapolres sampai anggota paling bawah untuk melaksanakan tugas secara profesional, secara baik sesuai prosedur yang ada dan sesuai tugas pokok masing-masing,"ujarnya usai apel.

Dalam salah satu pasal yang tertulis dalam faka tintegritas tersebut menyatakan bahwa setiap anggota Polri jika terbukti baik pemeriksaan urin, pemeriksaan rambut ataupun daraf positif menggunakan narkoba maka siap di PTDH.

"Ini merupakan bentuk komitmen selain untuk membersihkan lingkungan kerja kami, juga komitmen dalam rangka pemberantasan narkoba. Ini penting karena pemberantasan narkoba itu harus dimulai dari aparatnya dulu sehingga pada saat kita memberikan pelajaran, penindakan pada masyarakat jadi contoh yang baik bagi masyarakat, "pungkasnya.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved