Kadis PUPR Sebut Terkendala Anggaran untuk Perbaiki Jalan Rusak di Desa Timpuk

Kita sudah ada komitmen bersama untuk mengatasi fungsional jalan itu, tahun lalu begitu juga,

Kadis PUPR Sebut Terkendala Anggaran untuk Perbaiki Jalan Rusak di Desa Timpuk
TRIBUN PONTIANAK/ MARPINA SINDIKA WULANDARI
Kondisi jalan di desa Timpuk, Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau 

SEKADAU - Kadis PUPR, Akhmad Suryadi menanggapi kondisi jalan di Desa Timpuk Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau rusak parah, Rabu (22/1/2020). Akhmad mengakui hingga saat ini belum dapat ditangani. Lantaran berbagai hambatan

"Karena pertama material untuk memperbaiki kita datangkan dari luar, keterbatasan anggaran juga menjadi masalah," kata Akhmad Suryadi.

Sehingga langkah yang dapat diambil saat ini adalah bekerjasama dengan pihak perusahaan untuk menangani fungsional jalan itu sendiri. 

"Kita sudah ada komitmen bersama untuk mengatasi fungsional jalan itu, tahun lalu begitu juga," sambung Akhmad Suryadi.

VIDEO: Jalan Rusak Parah Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanam Pohon Pisang

Kadis PUPR Kabupaten Sekadau itu menjelaskan perbaikan jalan juga cukup sulit dilaksanakan karena mobilisasi alat cukup sulit untuk sampai ke wilayah Seberang Kapuas.

Ditambah dengan material yang harus didatangkan dari luar Kabupaten Sekadau, dan anggaran yang tidak cukup hanya 1-2 miliar, menyebabkan perbaikan jalan itu cukup terkendala.

Akhmad menuturkan sebelumnya sudah pernah dianggarkan untuk perbaikan jalan dari Madya-Timpuk sebanyak 2 miliar. Tetapi tidak membuahkan hasil lantaran kerusakan yang cukup parah.

Kadis PUPR Kabupaten Sekadau, Akhmad Suryadi 
Kadis PUPR Kabupaten Sekadau, Akhmad Suryadi  

"Kita secepatnya berkoordinasi dengan perusahaan untuk mengatasinya supaya fungsional jalan itu berfungsi. Untuk APBD belum mampu terjangkau, kalau kita tangani sedikit, tidak ada artinya," jelas Akhmad

Ia pun mengharapkan anggota DPRD Kabupaten Sekadau untuk turut mencari solusi terkait permasalahan jalan tersebut. 

"Kita cari solusinya bagaimana baiknya," tutup Akhmad.

Sudah Ajukan Proposal

 Kepala Desa Timpuk, Yosep Tiyos mengharapkan jalan Timpuk-Merbang dapat segera teratasi, Rabu (22/1/2020)

Kondisi jalan rusak yang sudah berlangsung selama kurang lebih 10 tahun menjadikan warga Desa Timpuk berharap penuh jalan tersebut dapat segera dibenahi

VIDEO: Kajati Kalbar Kunjungan Kerja ke Kapuas Hulu, Ini Agendanya



Yosep mengatakan selama ini pihak Pemdes sudah sangat sering mengajukan proposal untuk pembangunan jalan antar kecamatan itu.

Namun hingga saat ini baru dilakukan penimbunan oleh pihak perusahaan.

"Dulu sudah pernah ditimbun oleh pihak perkebunan, dengan tanah kuning. Tapi jika hujan maka jalanan itu akan menjadi kubangan lumpur," ungkap Yosep Tiyos.

Yosep berharap di tahun 2020 ini, jalan di Desa Timpuk dapat mendapat perhatian lebih, baik dari pihak perkebunan maupun pemerintah daerah.

Karena masyarakat sudah lelah dengan kondisi jalan berlumpur tersebut.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved