Jalan Penghubung Kecamatan Bak Kubangan Lumpur, Warga Sebut Sudah Rusak Sejak 10 Tahun Lalu

kondisi jalan rusak yang sudah berlangsung selama kurang lebih 10 tahun menjadikan warga Desa Timpuk berharap jalan tersebut dapat dibenahi

Jalan Penghubung Kecamatan Bak Kubangan Lumpur, Warga Sebut Sudah Rusak Sejak 10 Tahun Lalu
DOK/DPRD Sekadau
Pengendara motor melintas di jalan Desa Timpuk, Sekadau, Rabu (22/1). Warga berharap kondisi jalan rusak yang sudah berlangsung selama 10 tahun tersebut bisa segera dibenahi. 

SEKADAU - Anggota DPRD Kabupaten Sekadau Ari Kurniawan Wiro meminta Pemkab Sekadau segera ambil tindakan, terkait jalan rusak di Desa Timpuk, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Rabu (22/1/2020).

Menurutnya saat ini ada sekitar 16 kilometer (Km) jalan penghubung Kecamatan Sekadau Hilir dan Belitang Hilir yang masih belum tersentuh aspal. Padahal jika dilihat jalan di desa Timpuk selain merupakan jalan penghubung antar Kecamatan di Sekadau.

Apresiasi Tamu Loyal, Mercure Pontianak Launching Accor Live Limitless

Karyawan XL Axiata Beri Edukasi Bijak Bermedsos di 100 Sekolah

Tapi juga merupakan penghubung antar Kabupaten, yakni desa Timpuk dan desa Layak Omang, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau.

"Kondisi saat ini cukup parah. Di mana Beberapa ruas yang statusnya jalan kabupaten, baik yang di Desa Timpuk menuju Desa Merbang, dan di sekitaran desa Timpuk kondisi jalan cukup memperihatinkan," ujar Ari.

Ari menyebut kerusakan jalan juga disebabkan mobilisasi kendaraan yang cukup berat seperti kendaraan pengangkut kelapa sawit, baik milik perusahaan maupun milik masyarakat.

Ia pun meminta Pemkab segera tanggap, terutama berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait terutama perusahaan.

"Segera tanggap bagaimana cara kita berkoordinasi kalau memang belum di anggarkan untuk APBD tahun 2020. Kita minta pemerintah segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait terutama perusahaan," ujarnya

Ari menyebut aspirasi masyarakat sudah jelas. Kondisi jalan pun sangat memperihatinkan, terlebih jika musim penghujan.

Maka dipastikan jalanan yang berstruktur tanah kuning itu akan menjadi kubangan lumpur.

Mendekati Cap Go Meh, Aston Pontianak Prediksi Hunian Makin Signifikan

MIRIP SARS yang Membunuh 650 Orang, Virus Corona Telan 9 Korban & Telah Menyebar ke Negara Asean

Tak ayal masyarakat harus berhati-hati melalui jalan tersebut, dan tidak punya pilihan lain. Karena hanya satu jalan yang dapat dilalui.

Halaman
123
Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved