Ibu Muda di Sintang Melahirkan di Perahu, Kisah Perjuanganya Menuju Puskesmas Lewati Riam Berbatu

Ibu muda bernama Boni melahirkan bayi dengan berat 3,4 kilogram dibantu bidan senior berpengalaman di wilayah terpencil.

Ibu Muda di Sintang Melahirkan di Perahu, Kisah Perjuanganya Menuju Puskesmas Lewati Riam Berbatu
Istimewa/dok.Veronika Tuti
Ibu muda di Sintang melahirkan di Perahu dibantu Bidan berpengalaman, Selasa (21/1/2020)pagi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dinginnya hawa menembus tulang serta riam yang sewaktu-waktu bisa membahayakan, tidak menyurutkan keluarga Boni untuk tetap menuju Puskesmas.

Tekadnya hanya satu yakni ingin melahirkan di tempat fasilitas kesehatan rujukan terdekat dari tempat tinggalnya.

Namun, warga Desa Nanga Sakai, Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang terpksa melahirkan di atas perahu sebelum mencapai tujuan yakni Puskesmas.

Ibu muda bernama Boni melahirkan bayi laki-laki yang sehat dan keadaan selamat, Selasa (21/1/2020) pagi.

Berat bayi yang dilahirkan 3,4 kg dengan panjang badan 49 centimeter.

Bayi Boni, dilahirkan sekitar pukul 07.45 WIB.

"Ibu dan bayinya selamat," kata Veronika Tuti, Bidan di UPTD Puskemas Kemangai kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (22/1).

Perjuangan Ibu Muda di Sintang Melahirkan Bayinya di Atas Sampan saat Arungi Sungai Menuju Puskesmas

Ular Cabe Merah, Ternyata Miliki Racun Mirip Kalajengking, Para Ahli Ungkap Cara Bisanya Mematikan

Boni merupakan pasien rujukan dari petugas kesehatan di Nanga Sakai.

Perempuan berusia 20 tahun hamil anak pertamanya.

"Kebetulan yang tugas di Sake perawatnya cowok, jadi dibawa ke puskesmas," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Agus Pujianto
Editor: ruddy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved