STIKARA Bangun Gedung Baru Secara Swakelola, Tanpa Tender Proyek
Pembangunan gedung yang diperkirakan menelan biaya 4,8 miliar rupiah ini, dikerjakan secara swakelola, tidak melalui tender proyek
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Madrosid
SINTANG - Yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kapuas Raya (STIKARA) Sintang mulai membangun gedung praktek dan teori bagi mahasiswa.
Rencananya, gedung dibangun tiga lantas di atas tanah seluas 500 meter di halaman belakang STIKARA Kampus B, jalan dr. Wahidinsudirohusodo, Baning Kota, Kecamatan Sintang.
Pembangunan gedung yang diperkirakan menelan biaya 4,8 miliar rupiah ini, dikerjakan secara swakelola, tidak melalui tender proyek.
“Pekerjaan ini tidak di proyekkan melainkan dilakukan secara swakelola yang terstruktur,” kata Ketua STIKARA Sintang, Dr. Uray B. Asnol.
• Masih Ngontrak, Wakil Dewan Dorong Pemerintah Bangun Gedung DPRD Kubu Raya
Menurut Uray, saat ini dana yang sudah terkumpul dari dana pembangunan gedung dari setiap mahasiswa yang masuk awal perkuliahan sebanyak Rp 1,5 miliar rupiah. Pemkab Sintang sendiri membantu dana sebesar 1,6 miliar.
“Kekurangan dana tinggal 2,9 miliar,” ungkapnya.
Uray mengungkapkan, gedung yang dibangun mengusung konsep Green System dengan penatan ruangan yang struktur, serta mengurangi jumlah ruangan yang tidak efesien.
“Modelnya itu beton bertulang, ada ruang kelas, auditorium dengan kapasitas 1000 orang, dan akan di gunakan sebagai aktivitas akademik sehari-hari di STIKARA," ujarnya.
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Tujuannya untuk mengoptimalkan lahan yang ada, mempermudah pelayanan, memberikan kenyamanan pembelajaran setiap mahasiswa,” kata Uray.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mahasiswa-sekolah-tinggi-ilmu-kesehatan-kapuas-raya-stikara-sintang.jpg)