Imlek

Siapkan Pengamanan Imlek dan Cap Go Meh di Pontianak, 257 Personel Polisi-TNI Disiap Siagakan

Pernyataan tersebut disampaikanya usai mengikuti rapat bersama Wali Kota Pontianak dan seluruh stakeholder

Siapkan Pengamanan Imlek dan Cap Go Meh di Pontianak, 257 Personel Polisi-TNI Disiap Siagakan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Humas Polsek Timur
Kapolresta Pontianak, AKBP Komarudin memberikan arahan kepada peserta pelatihan Fungsi Teknis Sabhara, di halaman Mapolresta Pontianak Kota, pada Jumat (6/12/2019) 

PONTIANAK - Kapolresta Pontianak Kota, Kombespol Komarudin memaparkan sebanyak 257 personel yang terdiri dari TNI dan Polri akan diterjunkan untuk melakukan pengamanan sepanjang perayaan Imlek dan Cal Go Meh di Kota Pontianak.

Pernyataan tersebut disampaikanya usai mengikuti rapat bersama Wali Kota Pontianak dan seluruh stakeholder terkait di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak, Selasa (21/1/2020)

Proses pengamanan dilakukan mulai dari tahapan imlek hingga cap go meh. Kegiatan pengamanan dilakukan mulai dari 25 Januari 2020 hingga 19 Februari 2020 mendatang.

"Total semuanya selama 17 hari kita akan terjun dalam rangka kegiatan pengamanan ini," ujarnya saat menjumpai awak media di ruang rapat Wali Kota Pontianak.

Tahun Baru Imlek 2571 dan Cap Go Meh 2020 Kota Singkawang, Ada Hiburan Rakyat

Dirinya menyampaikan berdasarkan hasil pemetaan di enam kecamatan di wilayah Kota Pontianak. Seluruhnya relatif kondusif. Ia pun menyatakan tidak ada titik-titik yang berpotensi rawan.

Namun akan ada beberapa titik yang di awasi secara ketat, sebab kawasan atau titik tersebut akan ada pemusatan massa sebagai pusat kegiatan. Sehingga perlu dilakukan penanganan yang berdampak pada kemacetan dan aktivitas masyarakat yang banyak.

"Tentunya ini perlu pengamanan ekstra dan khusus, makanya kita siapkan lima pos pengamanan untuk membantu prosea pengamanan," ujarnya.

Ia juga meminta seluruh elemen masyarakat, tokoh lintas agama untuk menjaga keutuhan bersama. Momentum kegiatan imlek dan cap go meh harus dijadikan kekayaan masyarakat Kota Pontianak yang harus di lestarikan.

"Sehingga bisa mengangkat marwah Kota Pontianak. Jika nanti terjadi gesekan maka peran tokoh masyarakat dan agama harus cepat turun mengantisipasi hal tersebut," ujarnya.

Dirinya mengatakan perayaan imlek dan cap go meh tidak terjadi di semua daerah di Kalbar sehingga harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat di Kota Pontianak. Bahkan untuk di wilayah Polda Kalbar sendiri tidak semua Polres melaksanakan operasi liong.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved