Sekolah Bambu Terkendala Sertifikat Tanah, Junaedi: Mohon Dicrosschek Dulu ke BPN

Menurut keterngan Serda Paengno, bhabinsa koramil Merakai, masyarakat sudah berupaya mengajukan permohonan

Sekolah Bambu Terkendala Sertifikat Tanah, Junaedi: Mohon Dicrosschek Dulu ke BPN
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Andhyz
Sekolah bambu: warga Desa Wirayudha, Kecamatan Ketungau Tengah membangun swadaya gedung sekolah SMAN 2 Ketungau Tengah. 

SINTANG - Pembangunan SMAN 2 Ketungau Tengah, Sintang terkendala dengan tanah yang belum bersertifikat.

Akibatnya, alokasi dana yang sudah dianggarkan oleh Pemerintah Provinsi Kalbar, tidak bisa dipergunakan untuk membangun sekolah yang layak bagi 48 pelajar yang selama ini numpang di SD Nanga Seran.

Karena terlalu lama menumpang di lokal SD, warga masyarkat berinisiatif membangun sekolah SMAN sangat sederhana. Hanya berdinding bilah bambu, beratap terpal.

Menurut keterngan Serda Paengno, bhabinsa koramil Merakai, masyarakat sudah berupaya mengajukan permohonan agar tanah 15,234 meter persegi mendapat sertifikat dari BPN Sintang.

Akan tetapi, sejak diajukan permohonan, sertifikat hingga saat ini belum terbit. Hal itu lah yang menyebabkan, bangunan SMAN 2 Ketungau Tengah dibangun dengan dinding bambu.

Sekolah Bambu SMAN 2 Ketungau Tengah! Pembangunan Hasil Patungan Namun Terkendala Sertifikat Tanah

“Padahal sudah diukur tanahnya, tapi sampai saat ini belum terbit sertifikatnya,” kata Paegno yang sedari awal turut membantu proses pembangunan sekolah SMAN 2 Ketungau Tengah.

Dikonfirmasi soal serfitikat tanah, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sintang, Junaedi menyarankan masyarakat untuk mengcroscek ulang ke BPN, permohonannya.

Junaedi menyatakan siap membantu melacak keberadaan berkas permohonannya.

“Mohon dicrosschek dulu ke BPN, permohonannya atas nama siapa, kapan dimohon. Bukti surat permohonan dan SPS pembayaran PNBP-nya. Biar enak saya melacak keberadaan berkas permohonannya,” ujar Junaedi.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved