Balita Korban Cabul

Pengakuan Pria Cabuli Balita Umur 1 Tahun di Sambas: Saya Khilaf, Tidak Sadar

Dihadapan awak media, R (22) mengaku khilaf melakukan hal tersebut dan mengaku sedang dalam keadaan tidak sadar.

Pengakuan Pria Cabuli Balita Umur 1 Tahun di Sambas: Saya Khilaf, Tidak Sadar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAWAN GUNAWAN
Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Prayitno saat bersama tersangka kasus pencabulan anak dibawah 1 tahun, R (22), Selasa (21/1/2020). 

Didampingi Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Prayitno, R (22) memberikan keterangan mengapa dia sampai tega mencabuli anak di bawah umur, Selasa (21/1/2020).

Dihadapan awak media, R (22) mengaku khilaf melakukan hal tersebut dan mengaku sedang dalam keadaan tidak sadar.

"Saya khilaf, saya melakukannya tidak sadar," katanya.

Ia katakan, tidak ada keinginan untuk berbuat yang tidak terpuji tersebut kepada korban.

"Saya hanya ingin menggendong nya saja," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengaku menyesal dengan perbuatan yang ia lakukan.

Pada saat ditanyakan bagaimana kalau seandainya itu adalah anak korban apa yang dirasakan?

Ia mengaku mau hal itu terjadi pada anaknya.

"Menyesal, tidak mau," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, seperti yang di sampaikan Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Prayitno, jika R melakukan cabul terhadap VO yang baru berumur 1 tahun.

Halaman
123
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved