Balita Korban Cabul

Ini Respon KPPAD Kalbar Atas Kasus Balita Jadi Korban Pencabulan, Mancing Emosi dan Berikan Keadilan

Untuk mendampingi korban, kami akan terjun ke lapangan, langsung ke TKP untuk memberikan konseling trauma

Ini Respon KPPAD Kalbar Atas Kasus Balita Jadi Korban Pencabulan, Mancing Emosi dan Berikan Keadilan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAWAN GUNAWAN
Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Prayitno saat bersama tersangka kasus pencabulan anak dibawah 1 tahun, R (22), Selasa (21/1/2020). 

SAMBAS - Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalbar Eka Nurhayati Ishak mengatakan pihaknya akan turun langsung ke Sambas.

Eka menyatakan pihaknya akan memberikan pendampingan kepada korban pencabulan di Sambas.

Sebagaimana diketahui, kasus pencabulan kembali terjadi dengan korbannya anak di bawah umur berusia 1 tahun.

Sementara pelaku adalah R (22) yang merupakan tetangga korban.

"Untuk pendampingan anak yang umur 1 tahun di cabuli oleh orang dewasa, ini sangat nyesak dan mancing emosi,".

"Tapi kembali lagi ke tupoksi kami, jadi kami akan melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap kasus ini," kata Eka kepada Tribun saat dihubungi, Selasa (31/1/2020).

Perilaku Tersangka Pencabulan Usai Lancarkan Aksinya, Tertawa dan Lepaskan Korban di Lantai

VIDEO: Polisi Tahan Tersangka Pencabulan Balita Berusia 1 Tahun

Disampaikannya Eka, jika mereka juga akan turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

"Untuk mendampingi korban, kami akan terjun ke lapangan, langsung ke TKP untuk memberikan konseling trauma healing ke korban,".

"Terus memberikan perlindungan baik kesehatan dan Sosial," katanya.

"Kami juga akan melakukan pendampingan advokasi,".

Halaman
12
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved