Deretan Fakta Terkini Sidang Kasus Ikan Asin: Eksepsi Ditolak, hingga Curhat Fairuz A Rafiq

Hakim Ketua Djoko Indiarto menanggapi soal eksepsi atau nota keberatan dari ketiga terdakwa, yakni Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami.

Kompas.com/ Andika Aditia
Tiga terdakwa kasus video ikan asin Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019). Fakta Terkini Sidang Kasus Ikan Asin: Eksepsi Ditolak, hingga Curhat Fairuz A Rafiq 

Deretan Fakta Terkini Sidang Kasus Ikan Asin: Eksepsi Ditolak, hingga Curhat Fairuz A Rafiq

Sidang kasus ikan asin baru saja digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (20/01/2020).

Pada sidang kali ini beragendakan putusan sela majelis hakim.

Trio ikan asin Rey Utami, Galih Ginanjar, Pablo Benua diketahui mengajukan nota keberatan atau eksepsi.

Oleh majelis hakim eksepsi tersebut ditolak dalam sidang putusan sela pada  Senin (20/1/2020).

Pengakuan Blak-blakan Pedangdut Bella Nova yang Nyaris Bunuh Diri Akibat Bullyan Lagu Ikan Asin

Rey Utami, Pablo Benua dan Rihat Hutabarat, kuasa hukum saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).
Rey Utami, Pablo Benua dan Rihat Hutabarat, kuasa hukum saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020). ((KOMPAS.com/Revi C Rantung))

 

1. Eksepsi Ditolak

Hakim Ketua Djoko Indiarto menanggapi soal eksepsi atau nota keberatan dari ketiga terdakwa, yakni Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami.

"Mengadili menyatakan keberatan atau eksepsi dari para penasihat hukum terdakwa.

Saya ulangi, menolak keberatan eksepsi dari penasehat hukum para terdakwa," ucap Djoko Indiarto dikutip dari Kompas.com.

Sehingga kasus ikan asin akan terus berlanjut.

Halaman
1234
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved