Satgas Pamtas RI-Malaysia Lalui Jalur Ekstrem Bawa Jenazah Warga hingga Lawan Arus Seberangi Sungai

Peti jenazah berkelir cokelat itu dipikul belasan orang. Mereka menyeberangi Sungai Mensiau hanya dengan bantuan tali tambang

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Korem 121/Abw
PIKUL KERANDA: Satgas Pamtas RI-Malaysia, Yonif 133 Yudha Sakti Pos Kelawik membantu prosesi pemakaman warga kampung kelawik, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (19/1/2020).Perjuangan berat harus ditempuh oleh warga dan prajurit yang membantu mengusung peti jenazah melewati jalan terjal sepanjang 5 kilo meter yang terlihat memperihatinkan, peti jenazah harus dipikul menyebrangi sungai Mensiau. 

Kapuas Hulu - Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia, Yonif 133 Yudha Sakti Pos Kelawik membantu prosesi pemakaman Sawa, warga kampung Kelawik, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (19/1/2020).

Perjuangan berat harus ditempuh oleh warga dan prajurit TNI yang membantu mengusung peti jenazah melewati jalan terjal sepanjang 5 kilometer.

Yang lebih memperihatinkan, peti jenazah harus dipikul menyebrangi Sungai Mensiau.

Peti jenazah berkelir cokelat itu dipikul belasan orang. Mereka menyeberangi Sungai Mensiau hanya dengan bantuan tali tambang.

Perlahan, tampak belasan warga, kerabat dan prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia, Yonif 133 Yudha Sakti Pos Kelawik berjalan sedikit demi sedikit.

BREAKING NEWS - Perjuangan Satgas Pamtas Pikul Peti Jenazah Warga Seberangi Sungai

Menahan beban peti dan jenazah, warga, prajurit dan kerabat harus ekstra hati-hati menapaki dasar sungai setinggi pundak orang dewasa. Sebab bila tidak, peti yang dipukul bisa saja terlepas, lalu hanyut ke sungai.

Jarak lokasi pemakaman dari rumah duka sekitar 5 kilometer.

Jenazah Sawa harus ditandu bergantian menapaki jalan tikus sebelum sampa di bibir sungai.

Dari Sungai Mensiau ke lokasi makam berjarak sekitar 500 meter.

Komandan Pos kelawik Sertu Rediko mengatakan, warga Kelawik tersebut meninggal akibat sakit.

Prajurit membantu proses pemakaman sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati terhadap kesulitan warga di perbatasan.

“Selama prosesi pemakaman berlangsung, beberapa personel Satgas ikut serta dan saling bersinergi dengan warga sekitar,” ujar Rediko.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 133 Yudha Sakti Pos Kelawik Letkol Inf Hendra Cipta menambahkan, kehadiran prajurit Pamtas untuk meringankan beban Keluarga dan sebagai rasa bela sungkawa anggota satgas turut hadir membantu. (ags)

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved