Puluhan Ribu Umat Muslim Hadiri Sintang Bersalawat Untuk NKRI

Faisal mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sintang yang telah mensuport penuh kegiatan Sintang Bersholawat untuk NKRI.

Puluhan Ribu Umat Muslim Hadiri Sintang Bersalawat Untuk NKRI
Istimewa/dok.Eky
Puluhan ribu umat Muslim tumpah ruah di eks Lapter Bandara Susilo Sintang, Minggu (19/1) malam. Kehadiran umat muslim dari lintas kabupaten tersebut untuk mengikuti kegiatan Sintamg Bersholawat untuk NKRI sekaligus mendengarkan tausiah dari Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf. 

SINTANG - Puluhan ribu umat Muslim tumpah ruah di eks Lapter Bandara Susilo Sintang, Minggu (19/1/2020) malam.

Kehadiran umat muslim dari lintas kabupaten tersebut untuk mengikuti kegiatan Sintamg Bersholawat untuk NKRI sekaligus mendengarkan tausiah dari Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

Antusias umat yang ingin mendengarkan tausiah membludak. Tidak hanya dihadiri oleh warga Kabupaten Sintang, dari kabupaten tetangga pun turut hadir menghadiri kegiatan Sintang bersolawat.

Ketua Panitia Sintang Bersholawat untuk NKRI, Muhammad Faisal mengatakan kegiatan ini digelar untuk berdoa, bersholawat mengharap berkah dari Allah SWT dan wasilah dari Nabi Muhammad SAW.

Faisal mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sintang yang telah mensuport penuh kegiatan Sintang Bersholawat untuk NKRI.

POPULER - Tatung di Cap Go Meh Singkawang dan Ujung Replika Pagoda Tertinggi Jadi Simbol NKRI

"Kami juga berterima kasih kepada panitia yang sudah bersusah payah siang dan malam menyiapkan sosialisasi syiar sintang bersohalawat. Tujuannya memohon kepada Allah, supaya dengan wasilah bersolawat semua diakui sebagai umat nabi muhamad. Semoga menjadi barokah, Sintang aman, tentram, damai di bawah naungan NKRI harga mati," kata Faisal.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengaku sangat bersyukur melihat antusias masyarakat yang hadir mengikuti Sintang Bersolawat bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

"Kalau gini caranya, jangan satu kali satu tahun. Syech harusnya dua kali setahun. Semuanya kumpul di sini karena Sintanh calon ibu kota provinsi kapuas raya," ujar Jarot.

Menurut Jarot, pilar negara supaya maju ada empat. Di antaranya, ilmunya ulama. Malam ini, tambah Jarot ulama dan masyarakat kumpul menghadiri majelis ilmu.

"Selesai sholawatan, masyarakat tetap guyup, rukun, supaya sintang damai. Kita berharap dapat barokah, jadi tujuan sintang bersholawat ini untuk NKRI ditambah harga mati, inilah kita semua, kerukunan persatuan dan kesatuan adalah modal sosial untik membangun. Alamdulillah mudah mudahan setelah ini semakin rukun dan lebih guyup lagi," harap Jarot.

Halaman
12
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved