Dosen UI Ade Armando Kritik Anies Baswedan Soal Banjir Jakarta & Pilpres 2024 di Aiman Kompas TV

Namun tidak hanya ramai tentang bagaimana penangan banjir, kejadian tersebut juga tidak lepas dari bumbu-bumbu politik yang ada.

Kolase Tribunnews.com (Kompas.Com/ Rindi Nuris Velarosdela dan Tribunnews.com/Danang Triatmojo)
Dosen UI Ade Armando Kritik Anies Baswedan Soal Banjir Jakarta & Pilpres 2024 di Aiman Kompas TV 

Selain itu, yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, termasuk mengatasi masalah banjir tidak bisa lepas dari politik.

"Kemudian kalau ditanya apa ini memang ini politis, iya dong, itu nggak usah dibantah," kata Ade.

2.  Aksi nyata

Sejumlah kendaraan mencoba menerobos banjir yang menggenangi Jalan Jatinegara Barat dan sekitarnya, di Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020). Curah hujan yang tinggi ditambah dengan luapan air Sungai Ciliwung dan tingginya muka air laut membuat beberapa kawasan di Jakarta terendam banjir. Warta Kota/Alex Suban
Sejumlah kendaraan mencoba menerobos banjir yang menggenangi Jalan Jatinegara Barat dan sekitarnya, di Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020). Curah hujan yang tinggi ditambah dengan luapan air Sungai Ciliwung dan tingginya muka air laut membuat beberapa kawasan di Jakarta terendam banjir. Warta Kota/Alex Suban (Tribunnews/Alex Suban)

Dalam kesempatan tersebut, Ade juga mengkritik kebijakan penutasan masalah banjir antara langkah normalisasi dan naturalisasi.

Diketahui sebelumnya Anies pernah silang pendapat dengan Kementerian PUPR, Basuki Hadimuljono soal kedua konsep menyelesaian banjir ini.

Ade perpandangan titik permasalahannya bukan mana yang lebih baik antara normalisai atau naturalisasi.

Tapi yang terpenting adalah langkah nyata yang diambil oleh Anies.

"Kalau Anies percaya jawabannya naturalisasi, mestinya ada bukti-bukti yang ditunjukkan proses naturalisasi dilakukan dengan baik," beber Ade.

"Buktinya adalah normalisasi sudah berhenti, naturalisasi tidak dilakukan," lanjutnya.

Ade menjelaskan tim yang dibentuk Anies untuk mengatasi masalah di Jakarta termasuk banjir menjadi berantakan.

Halaman
1234
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved