Kunjungan ke Tujuh Negara, PKS Kritik Prabowo 

Sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan per Oktober 2019, Prabowo tercatat sudah mengunjungi tujuh negara.

Editor: Jamadin
Kompas/Sabrina Arsil
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera. 

JAKARTA  - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, wajar Prabowo mendapat sorotan dari publik soal kunjungan kerja yang dilakukan.

Sebab, menurut Mardani, hal tersebut berkaitan dengan kepentingan rakyat dan menggunakan anggaran yang bersumber dari rakyat.

"Semua pejabat publik mesti siap untuk mendapat pengawasan dari publik karena dana yang digunakan memang dana masyarakat," tuturnya, Jumat (17/1/2020).

Sufmi Dasco Ahmad Respons Kader PKS Mardani Ali Sera yang Sindir Kunjungan Kerja Prabowo ke 7 Negara

Mardani justru menyinggung pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sempat menyatakan, kunjungan atau studi ke luar negeri bisa dilakukan melalui ponsel.

"Pak Jokowi saat 16 Agustus 2019 lalu mengingatkan agar meminimalkan kunjungan ke luar negeri."

"Bahkan secara demonstratif beliau menunjukkan via HP-nya, kunjungan luar negeri bisa melalui HP (ponsel). Dunia sudah terkoneksi," kata Mardani, dikutip dari Kompas.com.

Selain itu, kata dia, kunjungan kerja ke luar negeri mesti memiliki tujuan yang jelas.
Mardani berharap ada timbal balik yang setimpal dari kunjungan kerja Prabowo ke tujuh negara itu.

"Kunjungan ke luar negeri monggo saja dilakukan, tetapi mesti dipastikan return on investment-nya jauh lebih baik."

"Semua perlu disampaikan kepada publik secara transparan," ujar Mardani.
Selain Mardani, Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya juga ikut mengomentari kunjungan kerja Prabowo.

Lewat akun Twitter-nya, Yunarto menyindir Prabowo kerap jalan-jalan.

"Menhan jalan2 mulu yak...," tulisnya, Selasa (14/1/2020).

Prabowo Subianto mendapat kritikan dari sejumlah kalangan terkait kunjungan kerjanya ke luar negeri.

Sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan per Oktober 2019, Prabowo tercatat sudah mengunjungi tujuh negara.

Yaitu Malaysia pada 14 November 2019, Thailand pada 17 November 2019, Turki pada 27-29 November 2019, dan China pada 15 Desember 2019.

Kemudian disusul Jepang pada 20 Desember 2019, Filipina pada 27 Desember 2019, dan Perancis pada 11-13 Januari 2020.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved