Citizen Reporter

JKJS Kuwas Pontianak Sambangi Bekas Pabrik Getah H Busri di Tepian Sungai Kapuas

Menurut saya, ini merupakan agenda yang sangat positif untuk anak muda yang ada di Kalimantan Barat.

JKJS Kuwas Pontianak Sambangi Bekas Pabrik Getah H Busri di Tepian Sungai Kapuas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
BEKAS PABRIK - Puing bekas fondasi Pabrik Getah miliki Pengusaha Muda era 1930an di Pontianak H Busri masih tampak terlihat di tepian Sungai Kapuas. Pada era jayanya H Busri memiliki Gudang Karet yang meniagakan karet-karet hasil kebun tani milik masyarakat. 

Citizen Reporter
Anggota Kuwas Pontianak, Reyhan

PONTIANAK -  Menandai 80 tahun terbitnya Majalah Kesedaran di Pontianak, Komunitas Wisata Sejarah (KUWAS) melakukan trip Jela Jelajah Kota Jaga Sejarah (JKJS) perdana di tahun 2020. Pada trip tersebut Kegiatan yang mengusung tema JKJS “Menapak Tilas Pemberitaan Persatuan Anak Borneo dan Borneo Rabber Work di Majalah Kesedaran”.

Kegiatan yang dimulai dengan menyambangi sekretariat PAB yang saat ini berada persis disamping Masjid Baiturrahman Jl. Tanjungpura yakni rumah makan Sahara yang merupakan Lokasi Sekretariat PAB itu berada dahulu. 

Bawang Putih Mampu Sembuhkan Flu & Pilek dengan Seketika, Begini Cara Meramunya

Setelah itu dilanjutkan ke pelabuhan Senghie untuk menggunakan moda transportasi yaitu Speedboard menuju ke Saigon. Lebih tepatnya sekarang Tempias Kafe 212 yang merupakan lokasi Borneo Rabber Work (BRW) itu berada. 

Setelah itu dilanjutkan dengan diskusi bersama pemantik yaitu Pak Ashari, selaku cucu dari H. Busri yang dulunya pemilik Borneo Rabber Work (BRW). Dulu namanya Busri Rabber Work (BRW). Kemudian baru berganti menjadi Borneo Rabber Work (BRW).

Sekitar 15 orang hadir dalam kegiatan JKJS ini, yang terdiri dari siswa, mahasiswa, pegiat sejarah, pengusaha maupun masyarakat biasa. 

Ini merupakan kegiatan untuk mengingat kembali ingatan kita untuk selalu mengetahui mengenai sejarah lokal kita sendiri. 

Berbagai tanggapan positif terucap dari beberapa peserta yang mengikuti JKJS ini.

“Menurut saya, ini merupakan agenda yang sangat positif untuk anak muda yang ada di Kalimantan Barat. Dan khususnya untuk generasi milenial untuk selalu belajar mengenai sejarah,” ucap Yannah Saffanah, Mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat bermanfaat dan mendidik sekali. Apalagi ditambah jalan-jalan menyusuri sungai kapuas di sore hari menggunakan speedboard,” ucap Vivi Al Hiduan, Komunitas Penulis Enggang Khatulistiwa Pontianak. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved