Peneliti UGM Petakan Profil TPPO di Daerah Perbatasan Kalbar

Menurutnya, kasus-kasus perdagangan orang yang terjadi di empat wilayah perbatasan tersebut terjadi dalam bentuk eksploitasi tenaga kerja.

Peneliti UGM Petakan Profil TPPO di Daerah Perbatasan Kalbar
TRIBUNPONTIANAK/Istimewa/Protokol dan Dokumentasi Pimpinan Setda Sambas
Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah saat menghadiri kegiatan workshop profil perdagangan orang di perbatasan Kalimantan Barat. 

SAMBAS - Organization Of Migration (IOM), melaksanakan kegiatan workshop profil perdagangan orang di perbatasan Kalimantan Barat

Pada kegiatan yang bekerjasama dengan tim peneliti Fakultas Hukum Universitas Gajahmada (UGM) itu, menyoroti tentang berbagai kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO di Kabupaten Sambas, Kamis (16/1/2020).

Peneliti dari Fakultas Hukum UGM, Sri Wiyanti Eddyono, S.H., LL.M (H.R), Ph.D mengatakan persoalan perdagangan orang dan manusia bayak ditemukan di empat daerah locus penelitian di perbatasan Kalimantan.

Dengan demikian ia ungkapkan nantinya akan terpetakan seperti apa profil perdagangan orang.

Bertemu Menteri Ketenagakerjaan, Jarnas Anti TPPO Sampaikan Persoalan Pekerja Migran Indonesia

"Sehingga terpetakan profil perdagangan orang diperbatasan yang banyak dijumpai di Kalimantan diantaranya Sambas, Nunukan, Kapuas Hulu, dan Sanggau," ujarnya.

Menurutnya, kasus-kasus perdagangan orang yang terjadi di empat wilayah perbatasan tersebut terjadi dalam bentuk eksploitasi tenaga kerja.

Sehingga ia simpulkan jika perbedaan pengetahuan dan pemahaman tentang perdagangan orang di pemerintahan juga menjadi salah satu faktor penting yang ia soroti.

"Kemudian perbedaan pengetahuan dan pemahaman tentang perdagangan orang dilevel pemerintahan dan penyusun kebijakan di empat wilayah tersebut juga menjadi faktor penting," tutupnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved