BPJS Kesehatan Pontianak Tandatangani Komitmen Pelayanan Prima Demi Tingkatkan Pelayanan

Komitmen bersama dilakukan setiap tahun dengan tujuan agar tahun 2020 pelayanan kepada peserta JKN-KIS dapat berjalan lebih baik.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama BPJS Kesehatan Cabang Pontianak dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr. H. Harisson M. Kes, Ketua IDI Kalimantan Barat, Dr Rifka, MM, dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Barat, Agus Priyadi, serta pimpinan FKRTL yang terdiri rumah sakit, klinik utama dan optik pada acara Penandatanganan Kerja Sama dengan Seluruh Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). 

PONTIANAK - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pontianak tanda tangani kerja sama dengan seluruh Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang berada di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Pontianak beberapa waktu yang lalu.

Kegiatan ini dihadiri oleh 36 pimpinan FKRTL yang terdiri rumah sakit, klinik utama dan optik.

Turut pula hadir sebagai narasumber Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr. H. Harisson M. Kes.

Ketua IDI Kalimantan Barat, Dr Rifka, MM, dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Barat, Agus Priyadi, seperti rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id, Jumat (17/1/2020).

Berikut Cara Turun Kelas Melalui Aplikasi Mobile JKN BPJS Kesehatan

Sebagai wujud komitmen antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS.

Seluruh pimpinan FKRTL dan BPJS Kesehatan menandatangani komitmen pelayanan prima bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Barat.

Komitmen bersama dilakukan setiap tahun dengan tujuan agar tahun 2020 pelayanan kepada peserta JKN-KIS dapat berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Sampai dengan bulan Desember 2019 sudah 70,5 % masyarakat di Kalimantan Barat yang telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS. Seiring dengan bertambahnya kepesertaan JKN-KIS, pemanfaatan terhadap pelayanan kesehatan juga meningkat. Tercatat di kami terdapat 679.239 kunjungan peserta yang memanfaatkan layanan kesehatan baik di poli rawat jalan maupun rawat inap. Dengan semakin bertambahnya jumlah peserta JKN-KIS maka harus diiringi dengan peningkatan kualitas layanan baik dari BPJS Kesehatan maupun faskes sebagai pemberi layanan,” jelas Pps. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pontianak, Juliantomo.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI perwakilan Kalimantan Barat, Agus Priyadi,mengatakan seluruh stakeholder harus berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima terhadap pelayanan publik kepada masyrakat.

“Kemajuan yang dicapai suatu negara tercermin dari standar pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah kepada rakyatnya. Pada negara maju terlihat standar pelayanan publik telah berada di atas standar minimal. Baik BPJS Kesehatan maupun fasilitas kesehatan harus bersinergi dengan baik agar dapat memberikan pelayanan prima kepada pesertanya. Standar pelayanan publik menjadi tolak ukur penilaian terhadap kualitas layanan, kewajiban dan janji pemberi pelayanan publik untuk memberikan pelayanan yang berkualitas harus cepat, mudah dan terukur,” jelas Agus.

Halaman
12
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved