Legislator PDI-P Yohanes Rumpak Pimpin Peninjauan Jalan dan Jembatan di 5 Kabupaten Timur Kalbar

Ada dua ruas jalan yang ditinjau legislator Partai PDI-P bersama rombongan di Kabupaten Sintang.

Legislator PDI-P Yohanes Rumpak Pimpin Peninjauan Jalan dan Jembatan di 5 Kabupaten Timur Kalbar
Istimewa/dok.Marselina Evy
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Yohanes Rumpak berbincanh dengan warga saat meninjau ruas jalan Sintang- Semubuk. 

SINTANG -  Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Yohanes Rumpak meninjau secara langsung kondisi insfrastruktur jalan dan jembatan yang ada di beberapa ruas jalan di lima kabupaten wilayah timur Kalbar.

Ada dua ruas jalan yang ditinjau legislator Partai PDI-P bersama rombongan di Kabupaten Sintang.

Ruas jalan dari Sintang-Semubuk yang menjadi wilayah kerja pemerintah provinsi Kalbar. Kemudian ruas jalan Simpang Medang – Nanga Mau – Nanga Tebidah – Serawai.

Dua ruas jalam tersebut wewenang Pemprov Kalbar berdasarkan SK Gubernur Kalbar No 505/Dinas PU/2016.

Berdasarkan SK tersebut, ruas jalan masuk wewenang Provinsi Kalbar ada 49 titik dengan panjang 1.534,75 Km. Di Kalbar Dapil 2 sendiri ada sebanyak 20 titik dengan panjang 543.98 Km atau 38% dari total jalan propinsi.

Tinjau Ruas Jalan di Sintang, Ini Yang Disampaikan Suyanto Tanjung

"Jalan provinsi di Kabupaten Sintang ini terdiri dari Jalur Sintang-Semubuk hingga tembus ke Balai Sepuak, Jalan Simpang Medang hingga Serawai," kata Yohanes Rumpak, Kamis (16/1).

Selain Sintang, Rumpak dan rombongan Komidi IV DPRD Kalbar juga dijadwalkan meninjau ruas jalan empat kabupaten lainnya. Rinciannya: Kabupaten Melawi, ruas Jalan dari Nanga Pinoh hingga Sokan; Kabupaten Sekadau dari Sekadau hingga Nanga Mahap; Kabupaten Kapuas Hulu ruas jalan Simpang Sejiram hingga Suhaid; Kabupaten Sanggau ruas jalan Bodok-Meliau dan Balai Sepuak hingga Kembayan.

Menurut Pria yang karib disapa Bang RJ ini, ruas jalan yang ditinjau, seperti di Sintang oleh Komisi IV dianggap sangat vital bagi masyarakat.
"Kondisi jalan cenderung berbahaya bila musim hujan. Bahkan ada titik-titik yang rusak parah," ungkapnya.

Akibat jalan rusak, masyarakat berupaya membuat jalan alternatif. Hal itu berdampak terhadap tambahan biaya oprasional. "Harga persediaan barang pangan bagi masyarakat di pedalaman jadi sangat tinggi,” ungkap Rumpak.

Kunjungan kerja meninjau sejumlah ruas jalan di 5 kabupaten wilayah timur Kalbar kata Rumpak untuk memastikan kondisi infrastruktur.

Rumpak bersama Komisi IV, memastikan akan segera melakukan evaluasi dan merencanakan pembangunan kedepan. "Kami ingin tau real conditions infrastruktur jalan dan jembatan. Kami pun memastikan pembanfunan harus terwujud dengan baik. Oleh sebab itu kita lakukan singkronisasi, sinergi bersama eksekutif dan legislatif," jelasnya.

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved