Imlek

Sejarah Kue Keranjang dan Tahun Baru Imlek, Erat Kaitannya dengan Kata Yin Li Dialek Hokkian

Perayaan Imlek atau tahun baru Cina sangat penting bagi masyarakat Tionghoa di dunia.

PONTIANAK - Syafaruddin Usman peminat kajian sejarah dan budaya kontemporer Kalimantan Barat mempunyai catatan ringan terkait dengan kue keranjang dan tahun baru Imlek.

Berikut penuturannya kepada Tribun.

Berbicara mengenai kuliner Tionghoa Indonesia tidak bisa lepas dari perayaan Tahun Baru Imlek atau lazim disebut juga Sincia setiap tahunnya.

Di dalam kesempatan inilah para keluarga unjuk kepiawaiannya menyajikan masakan khas andalan keluarga masing-masing dengan bermacam variasi yang tak terhitung jumlahnya.

Perayaan Imlek atau tahun baru Cina sangat penting bagi masyarakat Tionghoa di dunia.

Terlebih, pada malam pergantian tahun. Pada momen ini, semua anggota keluarga berkumpul dan makan malam bersama.

Imlek dan Cap Go Meh 2020 di Pontianak Lebih Spektakuler, Naga 80 Meter hingga Kue Keranjang 2 Ton

Dalam sistem penanggalan Tionghoa, malam pergantian tahun ini menandakan berakhirnya musim dingin dan dimulainya musim semi, serta tahun baru yang penuh dengan pengharapan.

Istilah atau penulisan Tahun Baru Imlek hanya dikenal di Indonesia.

Kata Imlek adalah bunyi dialek Hokkian yang berasal dari kata yin li (baca: in li) yang berarti penanggalan bulan alias lunar calendar.

Penanggalan Tiongkok berdasarkan peredaran bulan di tata surya sehingga disebut dengan Yin Li.

Halaman
123
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved