FAKTA Raja Keraton Agung Sejagat | Tinggal di Kontrakan & Usaha Angkringan, Kini Terancam Penjara

Selain menangkap Toto dan Fanni, polisi juga menyita sejumlah dokumen dari tangan mereka. Rumah kontrakan Toto Santoso juga digeledah polisi.

Facebook/Fanny Aminadia
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Ditangkap Polisi, Nama Asli & Potret Cantik Dyah Gitarja Disorot 

Mengaku sebagai induk dari seluruh negara di dunia, Keraton Agung Sejagat bersedia menjadi wadah terkait konflik yang ada di dunia ini.

Melalui cara itu, Keraton Agung Sejagat mengklaim akan memperbaiki kedaulatan, sistem bernegara, sistem ekonomi secara moneter ataupun global. 

VIRAL! Aliran Sesat di Gowa Sulsel - Tiket Masuk Surga Rp 50 Ribu, Bisa Tunda Kematian & Ngaku Rasul

"Kita umumkan kepada dunia Keraton Agung Sejagat sebagai induk daripada seluruh kingdom state tribune colony atau republik yang ada di dunia ini menyatakan menjadi jondang (kotak) terhadap konflik yang terjadi di seluruh dunia.

Dengan memperbaiki sistem kedaulatan, sistem bernegara, sistem ekonomi dan moneter secara global," ungkap Sinuwun alias Totok Santosa Hadinigrat seperti yang dikutip dari Kompas TV.

Kendati mengaku memiliki visi misi yang mulia, keberadaan Keraton Agung Sejagat gawangan Totok Santosa ini rupanya tak sepenuhnya diterima warga sekitar.

Melansir Kompas.com, Selasa (14/1/2020) keberadaan kelompk tersebut justru membuat warga resah dengan kegiatan mereka.

Keresahan warga ini pun sempat menarik perhatian pihak kepolisian setempat.

Dilansir dari Kompas.com, keberadaan keraton tersebut, ditandai dengan bangunan semacam pendopo yang belum selesai pembangunannya.

Di sebelah utara pendopo, ada sebuah kolam yang keberadaannya sangat disakralkan. dengan sebuah batu prasasti yang disebut Prasasti I Bumi Mataram.

Prasasti tersebut bertuliskan huruf Jawa, di kiri prasasti ada tanda dua telapak kaki, dan di bagian kanan ada semacam simbol.

Heboh Kerajaan Agung Sejagat ternyata menyita perhatian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ganjar menilai perlu adanya pengujian lebih lanjut secara ilmiah mengenai keberadaan kerajaan tersebut.

Terlalu Berubah Drastis, Shireen Sungkar Takut Teuku Wisnu Ikut Aliran Sesat?

"Syukur-syukur ada perguruan tinggi yang mendampingi. Baik juga untuk didiskusikan," kata Ganjar dalam keterangannya, Senin (13/1/2020), dilansir TribunJateng.

Sementara itu, dirinya mengimbau agar keberadaan Pemimpin Keraton Agung Sejagat (KAS) Purworejo ini tidak menjadi keresahan masyarakat.

"Pemerintah Purworejo harus memayungi langsung masyarakatnya, memberikan perlindungan, meminta klarifikasi sehingga bisa jadi jelas," tandasnya.

Buka Usaha Angkringan

Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santoso ternyata membuka angkringan di rumah kontrakannya di RT 05/RW 04 Dusun Berjo Kulon, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman.

Rumah tersebut dikontrak oleh Toto Santoso sejak tahun 2018. Lokasi angkringan berada di dalam halaman tepat sebelah selatan rumah utama.

Angkringan dibuka sudah sejak setahun yang lalu. Angkringan tersebut masih buka sampai Selasa (14/1/2020) malam.

"Angkringanya dibongkarnya baru tadi malam," ucap ujar tetangga Toto, Deki Rinawan (31) saat ditemui Kompas.com di lokasi, Rabu (15/1/2020).

Deki menyampaikan, Toto tinggal di rumah kontrakan tersebut bersama keluarganya. Masyarakat tahu tentang apa yang dilakukan oleh Toto setelah heboh di berita.

"Iya keseharianya di sini terus, memang tinggal di sini," ujar Deki. Deki menuturkan, di rumah kontrakannya, Toto membuka usaha angkringan.

Lokasi angkringan berada di dalam halaman tepat sebelah selatan rumah utama. Angkringan dibuka sudah sejak setahun yang lalu. Angkringan tersebut masih buka sampai Selasa (14/1/2020) malam. 

Aliran Sesat Potensi Penyebab Konflik Kerukunan Umat Beragama

"Angkringanya dibongkarnya baru tadi malam," ucap Deki. Sementara itu Sekretaris Desa Sidoluhur Fajar Nugroho mengatakan, bertemu dengan Toto pada tahun 2018 .

Toto beralasan dia dan komunitasnya akan mendirikan angkringan di kontrakan itu. Pihak desa kemudian memanggil Toto untuk dimintai penjelasan.

"Pak Toto Kita panggil ke sini (kantor desa), kita minta penjelasan sebenarnya tempat itu mau digunakan untuk apa. Beliau menjawab akan mengembangkan semacam usaha angkringan," ucap dia.

Artikel ini telah tayang di Grid.ID, dan dapat dilihat di link berikut: https://www.grid.id/read/041987860/pakai-baju-kerajaan-nan-mentereng-hingga-bergelar-sinuhun-siapa-sangka-raja-keraton-agung-sejagat-punya-fakta-bikin-kita-melongo-tinggal-di-rumah-kontrakan-dan-buka-

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak  

Editor: Ishak
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved