Breaking News:

FAKTA Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Bukan Suami Istri, Polisi Beber Peran Totok dan Fanni

"Sementara Fanni Aminadia yang diakui sebagai permaisuri ternyata bukan istrinya, tetapi hanya teman wanitanya," kata Ryko,

KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
FAKTA Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Bukan Suami Istri, Polisi Beber Peran Totok dan Fanni 

FAKTA Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Bukan Suami Istri, Polisi Beber Peran Totok dan Fanni

Publik baru saja dihebohkan dengan keberadaan Keraton Agung Sejagad (KAS) dengan pimpinan bernama Totok Santoso dengan gelar sebagai Susuhunan atau raja.

Tak tahu bagaimana rimbanya, tiba-tiba di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo berdiri sebuah kerajaan baru.

Bahkan deklarasi pendirian itu juga mengundang awak media sehingga menghebohkan masyarakat.

Hingga akhirnya Selasa (14/1/2020), Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat ditangkap polisi di sekitar Wates, Yogyakarta.

Sang raja dipanggil Sinuwun Toto Santosa Hadiningrat (42).

TERUNGKAP Fanni Aminadia Ratu Keraton Agung Sejagat ber-KTP Jakarta, Bukan Istri Sah Sang Sinuhun

Sementara sang ratu adalah Fanni Aminadia (41) yang memiliki gelar Kanjeng Ratu Dyah Gitarja.

Keduanya mengklaim Keratong Agung Sejagat memiliki 450 anggota dan telah mendapat pengakuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Mereka juga memiliki komplek bangunan keraton beserta sebuah prasasti yang terletak di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Toto dan Fanni bukanlah warga Purworejo, Mereka berdua memiliki KTP Jakarta dan kos di Yogyakarta.

Halaman
123
Editor: Dhita Mutiasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved