DPRKPLH Landak Awasi Pengelolaan Air Limbah Industri Sawit

Limbah yang ditampung dalam instalasi pengolahan limbah cair harus dilakukan pengelolaan secara berkelanjutan

DPRKPLH Landak Awasi Pengelolaan Air Limbah Industri Sawit
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFON PARDOSI
DPRKPKLH Landak saat tinjau IPAL milik PT KRS 

LANDAK - Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH), melakukan pengawasan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di PT Kapuas Rimba Sejahtera (KRS) di desa Tanjung Balai, Kecamatan Kuala Behe, Senin (13/1/2020).

Pengawasan ini dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Pengawasan ini merupakan bagian dari mekanisme evaluasi dan penegakan hukum.

Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas dan Kerjasama Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Landak Ya' Suharnoto mengatakan. 

Tujuan dilakukan pengawasan ini untuk memantau dan memastikan, apakah perusahaan di Kabupaten Landak telah melaksanakan peraturan perundang-undangan yang ada.

Kokohkan Semangat Bela Negara, Kodim 1207 Gelar WMBN Bagi Pelajar

"Tujuan utama pengawasan adalah untuk memantau, mengevaluasi dan menetapkan status ketaatan penanggungjawab usaha atau kegiatan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (PPLH), perizinan lingkungan, serta kewajiban pengelolaan dan pemantauan lingkungan dalam dokumen lingkungan hidup," ujar Ya' Suharnoto.

Lebih lanjut Ya' Suharnoto mengatakan, pentingnya pengelolaan limbah cair secara berkelanjutan demi mencegah dan mengurangi timbulnya limbah yang tidak baik.

"Limbah yang ditampung dalam instalasi pengolahan limbah cair harus dilakukan pengelolaan secara berkelanjutan. Pengelolaan limbah pada sumbernya merupakan upaya yang harus dilaksanakan pertama kali karena upaya ini bersifat preventif yaitu mencegah atau mengurangi terjadinya limbah yang tidak aman dan melakukan proses pengelolaan limbah yang benar," terang Ya' Suharnoto.

PT KRS merupakan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Landak yang telah memiliki pabrik pengolahan kelapa sawit dengan kapasitas olah 60 Ton TBS/Jam.

Serta memiliki izin pembuangan limbah cair melalui proses Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai Surat Keputusan Bupati Landak Nomor 660.1/290/HK-2017 Tanggal 25 September 2017 dengan masa berlaku izin selama 5 Tahun. 

Halaman
12
Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved