Tindak Pidana Perpajakan

BREAKING NEWS - Kanwil DJP Kalbar Serahkan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan ke Kejari Sintang

Direktur CV TSM tersebut diduga kuat telah melakukan tindak pidana di bidang perpajakan.

BREAKING NEWS - Kanwil DJP Kalbar Serahkan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan ke Kejari Sintang
Tribunpontianak.co.id/Agus Pujianto
Tersangka tindak pidana bidang perpajakan, A alias AMA digiring masuk ke mobil usai diserahkan oleh penyidik pajak Kanwil DJP Kalbar bersama barang bukti ke Kejari Sintang. 

SINTANG - Penyidik Pajak Kanwil DJP Kalimantan Barat menyerahkan tersangka A alias AMA dan barang bukti dugaan tindak pidana perpajakan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sintang Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (15/1/2020).

Direktur CV TSM tersebut diduga kuat telah melakukan tindak pidana di bidang perpajakan.

Dalam kurun waktu 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2015 dengan sengaja tidak menyetorkan pajak PPN yang telah dipungut ke KPP Pratama sehingga menimbulkan kerugian negara.

"Akibat perbuatan tersangka tersebut menimbulkan kerugian pada pendapatan negara dari sektor perpajakan yaitu sekurang-kurangnya sebesar Rp 443.288.110 juta rupiah," kata Kepala Bidang P2IP Kanwil DJP Kalbar, Swartoko saat pres Rilis di Aula Kejari Sintang.

67 Pejabat Administrasi dan Fungsional Kanwil Kemenkumham Kalbar Dilantik

Perbuatan tersangka A alias AMA tersebut melanggar Undang-undang No.6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 yaitu Pasal 39 ayat (1) huruf i diancam dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling sedikit 2 (dua) kali jumlah pajak terutang.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved