Klarifikasi Florentinus Anom Tak Hadir Rapat Kerja dengan Komisi II Dewan Kalbar

Saat dikonfirmasi, Kadis Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalbar, Florentinus Anom membenarkan hal tersebut.

Klarifikasi Florentinus Anom Tak Hadir Rapat Kerja dengan Komisi II Dewan Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HAMDAN
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalbar Florentinus Anum 

PONTIANAK - Komisi II DPRD Kalbar kecewa karena rapat perdana dengan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalbar batal terlaksana.

Batalnya rapat yang menggagendakan perkenalan anggota Komisi II dan evaluasi realisasi anggaran 2019 serta progja 2020 lantaran Kadis berhalangan hadir dan diwakili Sekretaris.

Saat dikonfirmasi, Kadis Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalbar, Florentinus Anom membenarkan hal tersebut.

Komisi II DPRD Kalbar Kecewa dengan Kadis Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura

Menurutnya, rapat dengan Gubernur juga diwajibkan agar Kadis hadir, maka dari itulah dia menugaskan sekretaris untuk hadir di DPRD.

"Iya betul, tadi waktu rapatnya sama jam 13.00 WIB, sehingga saya menghadiri rapat di kantor gubernur yang juga harus dihadiri Kadis. Maka saya menugaskan Sekretaris dinas dengan beberapa Kepala bidang dan Ka UPT untuk rapat di DPRD," jelasnya.

Namun, Anom menjelaskan jika pihaknya akan segera menjadwalkan ulang pertemuan dengan DPRD Provinsi Kalbar.

"Tentu akan di agendakan ulang, tapi waktunya belum ditentukan," tutup Anom.

Sebelumnya Ketua Komisi II DPRD Kalbar, H Affandie AR menjelaskan, batalnya rapat yang menggagendakan perkenalan anggota Komisi II dan evaluasi realisasi anggaran 2019 serta progja 2020 lantaran Kadis berhalangan hadir dan diwakili Sekretaris.

"Ya kecewalah kawan-kawan, karena ini rapat perdana anggota komisi II dengan dinas, ketidakhadiran yang bersangkutan alasannya karena mengikuti rapat dengan Gubernur," katanya, Senin (13/01/2020) malam kepada Tribun.

"Sesuai kesepakatan dengan anggota komisi II, apabila rapat penting tidak dihadiri oleh kadisnya, maka rapat tidak dapat dilaksanakan," jelas politisi Demokrat ini.

Ia pun berharap, agar hal ini agar menjadi pelajaran dan evaluasi untuk mitra kerja komisi II lainnya.

"Saya harap agar kadis-kadis yang lainnya tau dan mengerti pentingnya rapat kerja dengan komisi-komisi," jelasnya. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved