Camat Sungai Laur Sebut Aktivitas Belajar-mengajar Terpaksa Diliburkan Akibat Banjir

Andreas Hardi pun berharap agar hujan tidak kembali turun, yang dikhawatirkan debet air kembali naik dan merendam desa.

Camat Sungai Laur Sebut Aktivitas Belajar-mengajar Terpaksa Diliburkan Akibat Banjir
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Camat Sungai Laur
Kondisi SMPN 1 Sungai Laur yang terendam banjir. 

KETAPANG - Camat Sungai Laur Andreas Hardi saat dikonfirmasi Tribun mengatakan kalau hingga sore ini, Selasa (14/01/2020) debet air di beberapa desa sudah mulai surut.

Ia pun membenarkan kalau aktivitas sekolah untuk sementara waktu diliburkan karena kondisi yang tidak memungkinkan anak-anak untuk ke sekolah.

"Ya otomatis libur. Untuk kondisi saat ini di bagian hulu sudah surut, yang masih bertahan di Desa Sempurna dengan ketinggian air sekitar 50 Cm," ujarnya.

Curah Hujan Tinggi, Beberapa Desa di Sungai Laur Kembali Terendam Banjir

Andreas Hardi pun berharap agar hujan tidak kembali turun, yang dikhawatirkan debet air kembali naik dan merendam Desa-desa di Kecamatan Sungai Laur.

"Semoga tidak turun hujan lagi di hulu," harapnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved