Tanggap Bencana, Kapolsek Toba Cek Lokasi Banjir di Tiga Desa

Untuk Desa Teraju, terdapat dua Dusun yang terkena dampak banjir diantaranya Dusun Teraju Barat RT001, RT002 dan RT011.

Tanggap Bencana, Kapolsek Toba Cek Lokasi Banjir di Tiga Desa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Humas Polres Sanggau.
Kapolsek Toba Ipda Supariyanto bersama Anggota  melakukan Pengecekan debit air anak sungai di wilayah Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Senin (13/1/2020). 

SANGGAU - Kapolsek Toba, Ipda Supariyanto menyampaikan, di Kecamatan Toba terdapat tiga titik Desa yang akses jalannya terputus akibat Banjir Dan beberapa rumah warga yang terendam banjir diantaranya Desa Teraju, Desa Bagan Asam dan Desa Belungai Dalam.

“Untuk Desa Teraju, terdapat dua Dusun yang terkena dampak banjir diantaranya Dusun Teraju Barat RT001, RT002 dan RT011. Diketahui bahwa untuk saat sekarang debit air sungai dawak sudah mulai naik dan menggenangi beberapa titik akses jalan seukuran setengah betis orang dewasa, "katanya, Senin (13/1/2020).

Akan tetapi, lanjutnya, belum ada perumahan warga yang terendam. Kemudian Dusun Mangkup RT007 dan RT008 diketahui bahwa saat sekarang debit air Sungai Dawak sudah mulai naik.

Banjir di Kecamatan Kalis, Ini Penjelasan Kapolsek Harahap

Dan akses jalan didepan rumah warga terendam air, RT018 akses jalan putus terendam banjir seukuran Paha kaki orang dewasa dan ada 6 KK yang terendam air seukuran mata kaki orang dewasa.

Selain itu, di Desa Bagan Asam, terjadi di Dusun Modang RT003. Saat sekarang debit air Sungai Bawang sudah mulai naik, akses jalan didepan rumah warga terendam banjir dan ada 1 KK rumah terendam air seukuran mata kaki, Gereja Gapembri dan Polindes modang terendam banjir seukuran setengah betis orang dewasa.

“Sedangkan di Desa Belungai Dalam terjadi di Dusun Embangai Hilir diketahui bahwa saat sekarang debit air aliran anak sungai sudah mulai naik. Akses jalan didepan rumah warga terendam banjir, akan tetapi belum ada perumahan warga yang terendam air dan Dusun Nek Cikam diketahui bahwa saat sekarang debit air aliran anak sungai sudah mulai naik, akses jalan didepan rumah warga terendam banjir, akan tetapi belum ada perumahan warga yang terendam air, "kata Ipda Supariyanto

Ia mengatakan Untuk saat ini di wilayah Kecamatan Toba khususnya akses jalan dan rumah warga dibeberapa Desa sudah terjadi banjir dan beberapa rumah warga terendam air dikarenakan luapan aliran sungai meningggi akibat intensitas curah hujan yang meningkat.

"Langkah yang telah kami ambil dengan melakukan pemetaan terhadap daerah rawan banjir dan puting beliung, serta tanah longsor di wilayah Kecamatan Toba dan Melaksanakan pengecekan dan monitoring debit air di sungai yang ada di wilayah Kecamatan Toba,"ujarnya.

“Kami juga telah melaksanakan koordinasi dengan Satgas Bencana Kecamatan Toba dan Dinas Instansi terkait penangguangan apabila terjadi bencana,”tambah  Ipda Supariyanto.

Pihaknya akan terus melakukan pengecekan dan monitoring setiap hari terkait perkembangan debit air di sungai kapuas maupun anak sungai yang ada di wilayah Kecamatan Toba.

"Sehingga perkembangan ketinggian air yang dapat mengakibatkan banjir meluas dapat segera diketahui dan dilakukan penanggulangan dengan segera,” katanya.

Kami juga akan melaksanakan koordinasi dengan dinas instansi terkait dan para Kades serta Kawil berikut BPBD Kabupaten Sanggau terkait penanggulangan jika terjadi bencana di wilayah Kecamatan Toba.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
 

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved