Karolin Pamerkan Produk Unggulan Hasil Bumi Landak di Rakernas PDI Perjuangan

Selain itu, mantan Anggota DPR RI dua periode ini juga membawa lada dan daun kelulut, termasuk beras unggulan dari Kota Intan itu.

Karolin Pamerkan Produk Unggulan Hasil Bumi Landak di Rakernas PDI Perjuangan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Karolin
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalbar, Karolin Margret Natasa yang juga Bupati Landak saat berfoto dengan Anggota DPRD Kalbar, Angeline Fremalco distan pameran Kabupaten Landak pada HUT ke-47 dan Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. 

PONTIANAK - Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalbar, Karolin Margret Natasa yang juga Bupati Landak memamerkan sejumlah produk unggulan hasil bumi Landak di HUT ke-47 dan Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Hal ini pun sesuai dengan tema pangan dan rempah nusantara yang diusung pada Rakernas PDI Perjuangan.

"Kita membawa produk-produk hasil bumi Landak," ujar Karolin, Minggu (12/01/2020) kepada Tribun.

Untuk rempah sendiri, Karolin memperkenalkan Asam Kandis dan Daun Sansang sebagai penyedap alami.

Selain itu, mantan Anggota DPR RI dua periode ini juga membawa lada dan daun kelulut, termasuk beras unggulan dari Kota Intan itu.

"Kami juga membawa produk pangan beras merah dan beras hitam, beras yang kaya serat dan sangat baik dikonsumsi untuk diet yang sehat dengan kadar gula yang rendah," paparnya.

Lanjut dijelaskan putri pertama Cornelis ini, jika pihaknya juga sedang berupaya untuk pengembangan beras yang mempunyai gula rendah tersebut.

"beras hitam dan beras merah ini sedang kami upayakan pengembangannya karena peluang yang sangat baik, permintaan tinggi dan harga mahal," jelasnya.

Walaupun memang, Karolin mengakui dalam pengelolaan itu tentu banyak mengalami kendala.

"Kendalanya di petani adalah ongkos produksi, sedangkan APBD terbatas," katanya.

Namun ia memastikan, akan menggandeng sejumlah pihak agar produk-produk Landak dapat dikenal dipasaran.

"Kedepan kita akan berupaya menggalang berbagai stakeholders, dari pendanaan kita berharap dapat mengakses KUR petani di bank BRI."
"Kemudian juga akan berupaya menembus pasar modern dan menjajaki peluang ekspor," harap Karolin.

Sebelumnya, Karolin juga sudah melakukan berbagai upaya untuk membuka jalur ekonomi bagi masyarakat khususnya petani terlebih Landak merupakan satu diantara penghasil beras dari Kalbar.

Pada awal tahun 2019, ia membuat terobosan baru dengan menggandeng Credit Union (CU) untuk menjajal pasar modern berbasis swalayan diseluruh Kalbar.

Hasilnya, beras Landak kini dipasarkan di Hypermart dan Restoran Sari Bundo. (*)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved