VIDEO: Kisah Kapten Samson Ringkus Nelayan Asing, Aksi Kejar-kejaran Hingga Tabrakan

Ia mengatakan, saat di kejar, Kapal Patroli Vietnam melakukan manuver yang membahayakan bagi keselamatan.

PONTIANAK - Tiga Kapal berbendera Vietnam dengan total 36 ABK diamankan oleh Direktorat Jendral Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan-KKP pada 30 Desember 2019 lalu.

Pada proses penangkapannya, petugas yang menggunakan kapal patroli pun sempat mendapat perlawanan yang cukup sengit dari para nelayan asing itu hingga menyebabkan kapal patroli Orca 3 mengalami kerusakan yang cukup parah.

Kapten Kapal Hiu Macan 1, Samson mengatakan bahwa saat pendeteksian awal terdapat 6 unit kapal asing di wilayah perairan Indonesia kala itu.

Tiga Kapten Kapal Terima Penghargaan Langsung dari Menteri KKP

Kemudian, saat hendak di amankan, kapal kapal tersebut melakukan perlawanan dengan berbahaya macam cara dan membuat 3 di antaranya berhasil kabur.

"Perlawanannya ini dengan berbagai macam cara, kalau yang di hiu macan 1, dia sempat melempar tali, dan wayernya, kalau yang di Orca, dia sempat menyenggol."

"Karena dia ndak mau berhenti, akhirnya di melakukan pelumpuhan, seperti hiu sebelas juga sampai lambung kapal kanannya juga rusak karena adanya perlawanan perlawanan itu,"paparnya.

Samson menjelaskan, modus para nelayan asing saat ini ketika di kejar oleh kapal patroli Indonesia selalu mengulur waktu, dengan melakukan berbagai perlawanan.

Hal itu ditujukan untuk kedatangan pihak cost guard dari negara masing masing agar bisa diselamatkan.

Kapten Kapal Orca 3 Orca, Muhammad Ma'ruf menceritakan bahwa Kapal berbendera Vietnam tersebut melakukan berbagai perlawanan untuk melepaskan diri dari kejaran kapal Patroli Indonesia.

Ia mengatakan, saat di kejar, Kapal Patroli Vietnam melakukan manuver yang membahayakan bagi keselamatan.

"Kapal Vietnam itu melakukan perlawanan, perlawanannya melarikan diri, melakukan manuver liar yang membahayakan olah gerak kita, jadi benturan itu tidak terhindarkan," jelasnya. (*) 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ferryanto
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved