Rekaman CCTV Ungkap Cara Pelaku Cabuli Belasan Pelajar di Rumah Ibadah, Sabun Cair jadi Petunjuk

Sesaat kemudian korban ditawarkan ajang pencarian bakat, dan membawa korban ke rumah ibadah untuk berganti pakaian.

Rekaman CCTV Ungkap Cara Pelaku Cabuli Belasan Pelajar di Rumah Ibadah, Sabun Cair jadi Petunjuk
Dokumen Polres Singkawang
Rekaman CCTV Ungkap Cara Pelaku Cabuli Belasan Pelajar di Rumah Ibadah, Sabun Cair jadi Petunjuk 

Polres Singkawang menangkap ZL (49) terduga pencabulan seksual belasan anak laki-laki di bawah umur.

"Modus pelaku dengan menawarkan ajang pencarian bakat," kata Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Tri Prasetyo, Jumat (10/1/2020).

Lebih lanjut Ia menerangkan, pada Jumat (22/11/2019), korban sedang bersepeda melintas pada satu di antara rumah ibadah di Kota Singkawang, tiba-tiba datang pelaku datang menanyakan alamat.

Sesaat kemudian korban ditawarkan ajang pencarian bakat, dan membawa korban ke rumah ibadah untuk berganti pakaian.

"Pada saat sebelum berganti pakaian tiba-tiba pelaku meraba kemaluan korban," tuturnya.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pengamatan terhadap CCTV pada Tempat Kejadian Perkara (TKP), Sat Reskrim Polres Singkawang dapat mengidentifikasikan terduga pelaku pencabulan. 

Puncaknya Selasa (7/1/2020) sekitar pukul 22.30 WIB, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Singkawang mendapat informasi tentang keberadaan tempat tinggal pelaku.

Saat dilakukan penangkapan didapati dalam tas pelaku terdapat sabun yang diakui pelaku untuk mencabuli korban.

Dari pemeriksaan, ada banyak tempat yang digunakan pelaku untuk mencari mangsanya.

Namun, modusnya seragam, yakni diajak untuk ikut ajang pencarian bakat.

"Banyak tempatnya. Pelaku sampai tidak ingat. Tapi semua korbannya anak sekolah mulai dari SMP hingga SMA," tuturnya.

Pelaku dijerat dalam Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76 E Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Perlindungan anak dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved