Kepala Daerah Mau Maju di Pilkada 2020, Bawaslu Ingatkan Terkait Larangan Mutasi ASN

Adapun Surat Edaran itu bernomor SS-2012/K.Bawaslu/PM.00.00/12/2019 tentang Instruksi Pengawasan Tahapan Pencalonan Pemilihan

Kepala Daerah Mau Maju di Pilkada 2020, Bawaslu Ingatkan Terkait Larangan Mutasi ASN
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Provinsi Kalbar, Faisal Riza 

PONTIANAK - Bawaslu Provinsi Kalbar mewanti-wanti untuk kepala daerah yang berpotensi untuk kembali maju pada Pilkada 2020 tidak melakukan mutasi jabatan ASN disaat masa enam bulan masa pencalonan yang terhitung mulai 8 Januari 2020.

Hal ini tertuang dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 71 Ayat 2 yang berbunyi Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, dan Walikota atau Wakil Walikota dilarang melakukan penggantian pejabat 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari menteri.

"Bawaslu RI sudah membuat surat edaran ke Bawaslu Provinsi dan Kabupaten Kota yang pilkada, satu diantara intruksinya melakukan pencegahan terhadap pergantian pejabat untuk potensi inkamben yang kembali maju," kata Kordiv PHL Bawaslu Kalbar, Faisal Riza, Jumat (10/01/2020).

Adapun Surat Edaran itu bernomor SS-2012/K.Bawaslu/PM.00.00/12/2019 tentang Instruksi Pengawasan Tahapan Pencalonan Pemilihan Tahun 2020 Kepada Bawaslu Daerah yang Melaksanakan Pilkada.

Bawaslu Kalbar Angkat Bicara Terkait ASN Deklerasikan Diri Maju Pilkada

"Sudah ada rekapitulasi laporannya, berdasarkan SE itu, dan memang pelantikannya rata-rata dibawah tanggal 8, karena 6 bulan sebelum masa penetapan calon," jelas Faisal.

Dikatakannya, ada sanksi bila kepala daerah petahana melanggar ketentuan mutasi pejabat, selain itu, ada pula ancaman pidana penjara paling lama enam bulan dan denda paling banyak Rp6 juta berdasarkan Pasal 190.

"Ancamannya pidana dan denda, nanti akan dibahas Gakumdu karena menjadi pelanggaran pemilu," paparnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved