Kapel Stasi Belungai Berdiri Sejak 1982, Belum Pernah Rehab Bangunan Utama

Tahun ini, Pemkab Sintang sudah memberikan bantuan dana untuk pembangunan gereja di Dusun Belungai.

Kapel Stasi Belungai Berdiri Sejak 1982, Belum Pernah Rehab Bangunan Utama
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/Syukur
Salaman: Umat katolik menyalami tim safari natal pemkab sintang yang dipimpin oleh Sekda Sintang, Yosepha Hasnah. 

SINTANG - Pengurus Regio 3 Paroki Santo Petrus dan Andreas Sepauk, Awet mengatakan, Kapel Stasi Belungai dibangun tahun 1982 waktu transmigrasi masuk ke Dusun Belungai, Desa Semuntai, Kecamatan Sepauk.

Menurut Awet, sejak dibangun Kapel Stasi Belungai belum pernah ada rehab.

Tahun ini, Pemkab Sintang sudah memberikan bantuan dana untuk pembangunan gereja di Dusun Belungai.

Rencananya akan dibangun dengan ukuran 7 x 12 meter.

Sinergitas TNI-Polri Berikan Pengamanan Malam Misa Natal di Gereja GKII Berea Belitang

“Sejak dibangun belum ada dilakukan rehab bangunan utama. Hanya ada rehab bagian dalamnya saja," kata Awet.

Menurut Awet, Regio 3 terdiri dari 11 Stasi.

Umat Katolik di Dusun Belungai, kata dia memang sedikit.

"Namun kami mendukung agar aktivitas umat di sini juga aktif dan gereja katolik Stasi Belungai difungsikan," ungkapnya.

Pastor Paroki Santo Petrus dan Andreas Sepauk, Romo Jacques Chapuis, OMI menjelaskan di Desa Semuntai ini ada 4 stasi.

Romo juga mendukung, agar gereja ini difungsikan untuk kegiatan regio.

Kunjungan pemerintah ini kata Romo sebagai penyemangat dalam pembangunan gereja dan pengembangan umat.

"Di sini, khususnya keberadaan umat Katolik di Belungai ditengah umat agama lain di desa ini," tukasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved