Penjaga Perbatasan Aruk Beberkan Sejumlah Fasilitas dan Wisma Megah di Pos Lintas Batas Negera

Ini terungkap saat Pemimpin Redaksi Tribun Pontianak Safruddin bersama rombongan berkunjung ke PLBN, Selasa (7/1).

Penjaga Perbatasan Aruk Beberkan Sejumlah Fasilitas dan Wisma Megah di Pos Lintas Batas Negera
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAWAN GUNAWAN
Pimpinan Redaksi (Pimred) Tribun Pontianak, Syafrudin ngevlog di batas negara saat mengunjungi Kabupaten Sambas, Selasa (7/1/2020). 

Purwoto Penjaga Batas Negara Indonesia-Malaysia Gelisah Fasilitas di PLBN Aruk Kurang Dimanfaatkan Pemda

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas ternyata bukan hanya untuk kepentingan perlintasan manusia dan kendaraan.

Lewat PLBN, saat ini sudah bisa dilakukan kegiatan ekspor.

Ini terungkap saat Pemimpin Redaksi Tribun Pontianak Safruddin bersama rombongan berkunjung ke PLBN, Selasa (7/1).

PADA kesempatan itu, pria yang akrab disapa Rudy melaksanakan pertemuan dengan Kepala PLBN Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Purwoto.

Ekspor Sudah Bisa Lewat PLBN Aruk, Musanif: Selama 2019 Jumlahnya Fantastis

Pertemuan dilaksanakan di ruang VIP PLBN Aruk. Meski hanya kurang lebih satu jam, dalam pertemuan terungkap banyak kisah dari Purwoto selama menjaga pintu masuk perbatasan Republik Indonesia dan Malaysia.

Mengawali pertemuan, Purwoto menceritakan kisah sejak awal ditempatkan di PLBN Aruk. Ia mulai melaksanakan tugas di PLBN Aruk terhitung sejak 2017.

"Saya disini sudah sejak 2017, ya lumayan lama sudah bertugas di sini," ungkap Purwoto.

Dengan kondisi jauh dari ibu kota, ditambah dengan keterbatasan di sana sini, Purwoto mulai betah dan menikmati waktu tugas di PLBN Aruk.

"Ya sekarang alhamdulillah betah, dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya untuk menjaga perbatasan yang diamanatkan kepada saya,” katanya.

Halaman
1234
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved