Pemkot Singkawang Bantu Rehab 430 Unit Rumah Tidak Layak Huni

Persyaratan mendapatkan program bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), pertama, kondisi atap, lantai dan dinding sudah dalam keadaan rusak parah.

Pemkot Singkawang Bantu Rehab 430 Unit Rumah Tidak Layak Huni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / DHITA MUTIASARI
Ilustrasi Rumah Tak Layak Huni. 

SINGKAWANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang telah melaksanakan program bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) di tahun 2019.

"Dana bantuan itu berasal dari DAK dan APBN untuk merehab rumah sebanyak 430 unit dengan masing-masing rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp 17.500.000," kata Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan Singkawang, Agus Priyatno, Kamis (9/1/2020).

Menurutnya, beberapa persyaratan untuk mendapatkan program bantuan rumah tidak layak huni (RTLH), pertama, kondisi atap, lantai dan dinding sudah dalam keadaan rusak parah.

Kedua, rumah yang dibantu merupakan milik warga kurang mampu atau masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Pemkot Pontianak Bedah 13 Ribu Rumah Tak Layak Huni

Ketiga, orang yang dibantu harus punya sertifikat tanah, sehingga apabila sudah direhab tidak ada permasalahan ke depannya.

Dia mengungkapkan, untuk di Kota Singkawang sebenarnya masih terdapat dua ribuan rumah tidak layak huni dan perlu perhatian dari pemerintah.

"Ke depan, saya berharap ada bantuan dari pemerintah pusat agar program bantuan rumah tidak layak huni khususnya di Kota Singkawang terus berlanjut," ujarnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved