Berantas Illegal Fishing, Menteri Edhy Tambah Waktu Operasi Kapal Pengawas dari 85 Menjadi 150 Hari

Tiga kapal ikan berbendera Vietnam melakukan perlawanan sengit saat hendak ditangkap prosesnya sangat menegangkan,

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANGGITA PUTRI
Foto Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Barat saat melihat langsung Kapal Asing di Stasiun PSDKP Pontianak Jl. Moh. Hatta, Sungai Rengas, Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Kamis (9 /1/2020). 

PONTIANAK - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Barat.

Kunjungan kerja pertama dibuka dengan melakukan Konferensi Pers Penangkapan Kapal Asing Ilegal di Laut Natuna Utara yang diselenggarakan di Stasiun PSDKP Pontianak,
Jl. Moh. Hatta, Sungai Rengas, Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (9 /1/2020).

Ia juga menyampaikan di tahun 2020 dirinya telah memberikan persetujuan penambahan hari operasi bagi Kapal Pengawas KKP dari yang semula 85 hari menjadi 150 hari .

"Saya sampaikan kita serius memberantas illegal fishing," ucapnya.

Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (KKP) telah berhasil menangkap tiga kapal ikan asing berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara, Senin, 30 Desember 2019.

Golkar Kalbar Akan Godok Nama Bakal Calon Kepala Daerah ke DPP

Ia menyampaikan bahwa Kapal-kapal Vietnam itu terdiri dari KG 95118 TS, ukuran 125 GT, jumlah awak kapal sebanyak 5 orang (WN Vietnam), kedua KG 94629 TS, ukuran 98 GT, jumlah awak kapal sebanyak 18 Orang (WN Vietnam), ketiga KG 93255 TS, ukuran 98 GT dengan jumlah awak kapal sebanyak 13 orang (WN Vietnam).

Penangkapan dilakukan kapal Pengawas milik Kementerian Kelautan dan Perikanan dari KP. Orca 3, KP Hiu Macan 01 dan KP Hiu 011.

Ditjen PSDKP-KKP juga telah Kordinasi dengan TNI AL yang juga mengerahkan KRI Tjiptadi-381 dan KRI Teuku Umar 385 serta BAKAMLA yang mengirimkan KN.

Edhy  mengatakan Tanjung Datu ke Laut Natuna Utara melakukan perlawanan sengit saat hendak ditangkap.

"Tiga kapal ikan berbendera Vietnam melakukan perlawanan sengit saat hendak ditangkap prosesnya sangat menegangkan, akibatnya kapal Pengawas Perikanan yang melakukan penangkapan mengalami kerusakan bahkan kapal Orca 03 kerusakannya parah," jelas Menteri Edhy saat meninjau langsung tiga kapal ikan asing berbendera Vietnam di Stasiun PSDKP Pontianak, Selasa (7/1).

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved