VIDEO: Polres Gelar Rakor Tentang Penanganan Bencana Alam Secara Terpadu di Kabupaten Sekadau

Dan berdasarkan surat telegram rahasia Kapolda Kalbar tanggal 6 Januari 2020 Tentang Penanganan Bencana Alam Secara Terpadu

SEKADAU - Polres Sekadau gelar rapat koordinasi kesiapan pelaksanaan satuan tugas siaga darurat penanggulangan bencana banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor di Kabupaten Sekadau tahun 2020, Rabu (8/1/2020)

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala beserta jajarannya, Wakil Bupati Sekadau Aloysius, Kajari Sekadau Andri Irawan, Setda Kabupaten Sekadau H Zakaria, Pabung Kodim 1204/SGU, Mayor Arh M Agus Setiawan

Kalak BPBD Kabupaten Sekadau Matius Jon, Kasat Pol PP Yapet Simon, Kadis PUPR Ir, K. Akhmad Suryadi, Camat Sekadau Hilir H Syafi'i, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dr. Wirdan Marzumi, Direktur RSUD Kabupaten Sekadau Dr. Ketut, Staff Ahli Bupati Sekadau Bidang Bidang Hukum dan Politik Afronsius Akim Sehan dan Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau.

Dalam rapat koordinasi yang berlangsung Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala menyampaikan landasan dilaksanakannya rakor itu yakni berdasarkan Undang-undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

BPBD Beberkan Sejumlah Wilayah di Singkawang yang Rawan Longsor

Surat Keputusan Bupati Sekadau Nomor 360/332/BPBD/PB-1/10/2019 tanggal 10 Oktober 2019 Tentang Pembentukan Satuan Tugas Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Banjir, Angin Puting Beliung, dan Tanah Longsor di Kabupaten Sekadau tahun 2019 dan tahun 2020

Dan berdasarkan surat telegram rahasia Kapolda Kalbar tanggal 6 Januari 2020 Tentang Penanganan Bencana Alam Secara Terpadu

Kalak BPBD Kabupaten Sekadau, Matius Jon juga menyampaikan kondisi terkini dan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh BPBD terkait penanggulangan bencana dan antisipasi bencana selanjutnya.

Usai penyampaian dari BPBD, Kajari Sekadau juga memberikan beberapa arahan dan saran terkait antisipasi bencana di Sekadau.

Kajari menyarankan agar Sosialisasi kepada masyarakat harus dilakukan dengan bentuk yang lebih mudah dipahami, seperti video pendek tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika terjadi bencana dan bagaimana mengantisipasinya

Dilanjutkan dengan arahan Wakil Bupati Sekadau Aloysius, Dinas PUPR, Perwakilan Dinas Kesehatan, hingga tanggapan dari Pabung Kodim 1204/SGU, Mayor Arh M Agus Setiawan.

Rakor berakhir dengan kesepakatan semua pihak untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing instansi dengan satu komando dari Bupati dan Wakil Bupati Sekadau.

Sehingga jika terjadi bencana, maka penanggulangan yang diberikan dapat terlaksana dengan baik.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved