Lantik 91 Pejabat Struktural dan 5 Pejabat Eselon II, Ini Pesan Bupati Martin Rantan

tujuannya adalah memastikan penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan dan Pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Lantik 91 Pejabat Struktural dan 5 Pejabat Eselon II, Ini Pesan Bupati Martin Rantan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Sebanyak 91 pejabat struktural di lingkungan Pemda Ketapang kembali dilantik dan diambil sumpahnya, yang digelar di Pendopo Bupati Ketapang, Selasa (7/1/2020). 

KETAPANG - Bupati Ketapang, Martin Rantan melantik dan mengambil sumpah sebanyak 91 pejabat struktural yang terdiri dari 5 orang Pimpinan Tinggi atau eselon II, 46 Jabatan Administrator atau eselon III dan 40 orang Jabatan Pengawas atau eselon IV dilingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, di Pendopo Bupati Ketapang, Selasa (7/1/2020).

Acara pelantikan ini dihadiri Wakil Bupati Ketapang, Drs H Suprapto, Sekda Ketapang, H. Farhan, seluruh jajaran Forkopimda serta Asisten Kepala Bagian, Kepala Dinas, Kepala Badan hingga Camat dilingkungan Pemerintag Kabupaten Ketapang.

Adapun nama nama pejabat eselon II yang dilantik yaitu terdiri dari Dennery, ST, MT sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat Pemukiman dan Lingkungan Hidup di radiansyah S.H.MH. Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Ir Husnan  Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Drs Nugroho Widyo Sutanto M.Si, staf Ahli Bidang Pemerintahan  Hukum dan Politik. Drs H.Marwan Noor, MM Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan.

Bupati dan Wakil Bupati Sekadau Hadiri Misa Syukur Pelantikan Kades Bokak Sebumbun

Dalam kesempatannya, Martin mengatakan jabatan yang diemban ini merupakan sebuah amanah dan bentuk kepercayaan yang harus dijaga dan dilaksanakan sebaik baiknya.

Martin menilai, yang patut dipahami dan dijiwai karena konsekuensi dari pelaksanaan jabatan bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada bangsa negara dan masyarakat semata, akan tetapi lebih dari itu dipertanggungjawabakan dihadapan Tuhan Yang Maha Esa.

“Jabatan yang diberikan kepada saudara saudara sekalian harus disyukuri dan dijaga dan diimbangi dengan kejujuran keikhlasan serta prestasi dalam bekerja. Untuk itu dibutuhkan suatu keseriusan tanggungjawab moral dan komitmen bersama serta kerja maskimal dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,“ terang Martin.

Selanjutnya memasuki tahun 2020 Kabupaten Ketapang merupakan satu diantara daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak sesuai dengan UU Nomor 10 tahun 2016 pasal 71 ayat 2 tentang perubahan kedua atas UU nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan Pemerintah pengganti Undang undang nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, dinyatakan bahwa Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, Wali Kota atau Wakil Wali Kota dilarang melakukan penggantian pejabat 6 bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari Menteri.

“Pasal tersebut diatas harus dipahami bahwa penggantian pejabat dilingkungan Pemerintah daerah yang melaksanakan Pilkada tetap dapat dilaksanakan sepanjang sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku serta mendapat izin dari Menteri Dalam Negeri,“ timpal Martin Rantan.

Untuk itu menurut Martin, bahwa pelantikan hari ini bukanlah yang terakhir. 

Ia mengatakan akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh pejabat yang ada,  tujuannya adalah memastikan penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan dan Pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

"Dengan demikian apapun situasi dan kondisinya saudara saudara harus tetap bekerja dengan baik dan bersemangat serta menghidarkan diri dari perbuatan yang tidak berintegritas," tandas Martin Rantan.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved