Breaking News:

Kisah Serda Devi Safitri Gadis Kalbar Harumkan Nama Indonesia 2 Kali di Ajang Hapkido Dunia

Pegelaran Asian Hapkido Championship 2019 digelar di Shek Kip Mei Gym, Hongkong pada hari Minggu (29/12/2019).

Penulis: Ferryanto | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/dok. Kodam XII Tanjungpura
Serda (K) Devi Safitri saat angkat bendera merah putih ketika terima medali di pertandingan Hapkido internasional di Hongkong. 

PONTIANAK - Nama Kalimantan Barat (Kalbar) Indonesia kembali harum di ajang Asian Hapkido Championship 2019.

Atlet Hapkido Kodam XII/Tanjungpura, Serda (K) Devi Safitri kelahir 11 februari 1997 berhasil meraih gelar juara pertama setelah menaklukkan tuan rumah atlet Hapkido dari Hongkong Lei Mei Wah.

Pegelaran Asian Hapkido Championship 2019 digelar di Shek Kip Mei Gym, Hongkong pada hari Minggu (29/12/2019).

Gadis muda yang bertugas Ba Banpri Urdal Situud Bekangdam XII/Tpr untuk kesekian kalinya mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Sebelumnya gadis asli Kalbar itu juga berhasil mengibarkan merah putih pada ajang World Hapkido Championship di Seoul, Korea Selatan pada tahun 2018 dan berhasil menjadi juara dunia.

Dan kali ini prestasi membanggakan dilanjutkan kembali setelah menaklukkan lawannya atas nama Lei Mei Wah asal negara Hongkong pada nomor Dae Ryeon (tarung) Kelas U-62 Kilogram. 

Kepada Tribun, gadis muda yang berprofesi sebagai tentara wanita Indonesia itu mengungkapkan bahwa ia telah menekuni bela diri Hapkido sejak tahun 2016 silam.

Atlet Hapkido Kodam XII/Tpr Sukses Harumkan Indonesia Pada Ajang Asian Hapkido Championship 2019

Namun, sebelum menekuni beladiri Hapkido, ia lebih dulu mempelajari beladiri Taekwondo, bahkan saat gadis berusia 23 tahun itu menekuni taekwondo, ia berhasil menyabet juara nasional di kelasnya.

Atlet Hapkido yang juga pemegang sabuk hitam Taekwondo itu mengaku bahwa, Saat mengikuti pertandingan di Hongkong tersebut, tidak menemui kendala yang berarti, hanya saja cuaca yang lebih dingin membuatnya harus lebih ekstra untuk beradaptasi.

"Untuk pertandingan di Hongkong, persiapan saya 3 bukan, Kendala pas bertanding di Hongkong itu ndak ada, cuman cuaca aja, karena pas kesana musim dingin,jadi lama pemanasan ya,"ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved